Galaksi Bimasakti Gabung Andromeda dan Kiamat

16May11


Oleh: Maryanto, 16 Mei 2011.
Paper berikut oleh T.J.Cox & Abraham Loeb, 2008, “The Collision between the Milky Way and Andromeda, bisa d unduh di link:  http://arxiv.org/PS_cache/arxiv/pdf/0705/0705.1170v2.pdf. Perlihatkan Gambar 2 bahwa akan 7 Ga “Giga annum” durasinya dari Tatasurya muncul di Galaksi Bimasakti hingga bertemunya Galaksi Bima Sakti dengan Andromeda. Gambar 1 memperlihatkan perjalanan pendekatan kedua galaksi. Keduanya akan bertemu pada sekitar 2,4 Ga kedepan.

Data itu memberikan loncatan bukti ke amat kuat akan adanya siklus 7 Ga. Siklus 7 Ga ini telah kami prediksi pada Maret 2003 (atau 8 tahun lalu). Di gambarkan pada paper itu bahwa ketika akan bergabung antara kedua galaksi pada sekitar 2,4 Gaf “Giga annum future”, maka Tatasurya tertarik, terpelanting ke Galaksi Andromeda. Ini karena Andromeda lebih besar dari pada Bimasakti. Setelah bergabung, keduanya lalu sedikit menjauh, dan akan ketemu lagi pada sekitar 1,4 Ga kemudian, dan menjauh lagi, dan ketemu lagi pada 700 Ma “Million annum” kemudian, dan lalu terus bergabung, tak berpisah lagi, dan tetap menjadi satu galaksi.

Model Salamology, mempercayai adanya siklus 7 Ga. Kemudian belum yakin adanya ayunan menjauh-mendekatnya kedua galaksi, dengan pereode sekitar 1,4 Ga, atau 700 Ma itu. Jadi menganggab keduanya bergabung pada 2,4 Ga akan datang. Ini adalah 7 Ga di hitung mulai lahirnya Tatasurya. Lahir Tatasurya adalah di paper ini 4,7 Gaa “Giga annum ago”. Salamology telah hitung lahirnya Tatasurya itu pada 4,617,394,381 SM. Sehingga kedua galaksi akan bergabung pada 2,382,605,619 M. Ini di bulatkan menjadi 2,4 Ga kedepan. Dengan error 10 % pun, sudah bagus prediksinya.

Terpelanting, tertariknya Tatasurya ke Andromeda, artinya bintang-bintang berterbangan, bumi tertarik, bulan tertarik, dan semuanya menjadi satu.

Kiamat menurut Al Qur’an, yang kami kumpulkan sebagiannya ada file Kiamat sbb:

Kiamat

Kemudian, sebagiannya kami tulis di sini, sbb:

Al Qiyaamah [75:6-9]: “Ia berkata: Bilakah hari kiamat itu?Maka apabila mata terbelalak , dan apabila bulan telah hilang cahayanya, dan matahari dan bulan dikumpulkan”.

Al Mursalat[77:8-10]” Maka apabila bintang-bintang telah dihapuskan, dan apabila langit telah dibelah, dan apabila gunung-gunung telah dihancurkan menjadi debu”.

At Tawir[81:1-14]” Apabila matahari digulung, dan apabila bintang-bintang berjatuhan, dan apabila gunung-gunung dihancurkan, dan apabila unta-unta yang bunting ditinggalkan, dan apabila binatang-binatang liar dikumpulkan, dan apabila lautan dijadikan meluap, dan apabila ruh-ruh dipertemukan dan apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya, karena dosa apakah dia dibunuh, dan apabila catatan-catatan dibuka, dan apabila langit dilenyapkan, dan apabila neraka Jahim dinyalakan, dan apabila syurga didekatkan, maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakannya”.

Gambaran Kiamat dalam Al Qur’an itu sepertinya telah di penuhi oleh kondisi bergabungnya Andromeda-Bimasakti. Matahari dan bulan di kumpulkan. Bintang-bintang di hapuskan (karena kedua Galaksi menjadi satu, maka 400’an Milyar bintang seukuran Matahari akan bergabung menjadi satu). Langit terbelah (ya atap “magnetic shield-tameng cahaya dan magnetik telah hilang), dan Matahari, Bulan dan Bumi menjadi satu. dst.

Bahwa andaikan Kiamat Besar itu masih lama (2,4 Ga lagi), namun kiamat kecil (manusia mati), manusia akan tak tahu, yang mungkin juga hanya tinggal sehari umurnya. Salamology perlihatkan bahwa pada setiap akhir sinusoidal pada siklus Salam, maka akan ada “kepunahan massal”. Semakin panjang pereodenya, maka semakin besar jumlah kepunahannya. Ada siklus Salam 7 th, 70 th, 700 th, 7 Ka, dst. Siklus 70 th kerpunahan massal terdekat kemarin adalah sekitar th 1969. Maka satu parasequence (1/10 pereodiodenya) sebelum dan sesudahnya akan ada kepunahan massal. Ini berkaitan kepunahan massal adanya “gerakan PKI”. Terakhir 700 a adalah th 1619. Maka 70 th sebelum dan sesudahnya adalah kepunahan massal. Ini masa ke perubahan menuju Globalisasi. Siklus 7 Ka terakhir dengan zerocrossup th itu juga, th 1619 M. Maka 700 th sebelum dan sesudahnya adalah kepunahan massal juga. Ini perubahan siklus 7000 th, dari Masa Kenabian ke Masa Globalisasi. Kemudian, Siklus 70 Ma “Million annum” adalah bernama Kambrium, Ordovisian, SilurDevon, Carbonaferous, PermianTriassik, Jurassic, Cretaceous, dan Cenozoik. Itu nama-nama, berubah atas fosilnya yang berbeda. Dan perbedaanya itu ternyata setiap 70 Ma. Pun nama-nama Stage (7Ma), ataupun Era (700 Ma). itu masa dengan nama berbeda, dan ada kepunahan masalnya juga. Semakin panjang pereodenya, maka semakin besar kepunahannya.

Apapun terjadi, maka tak usah kawatir dan sedih hati dengan pedoman sbb: Al Baqarah[2:112}” bahkan barangsiapa yang menyerahkan diri kepada Allah, sedang ia berbuat kebajikan, maka baginya pahala pada sisi Tuhan (Allah) nya dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak mereka bersedih hati”.

Semoga kita menjadi orang yang mendapat ucapan “salam” di Syurga nanti. Kita lihat Yaasin [36:57-58] “Di syurga itu mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa yang mereka minta.: “Salam”, sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang.”

Wass,
Maryanto, 16 Mei 2011.

Advertisements


No Responses Yet to “Galaksi Bimasakti Gabung Andromeda dan Kiamat”

  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: