Oleh Maryanto, 18 Maret 2013.

Assalamu ‘alaikum warrahmatullahi wabarokatuh.

Bismillahi rahmanirrohim. Alhamdulillahirobil ‘alamin.  Tiga amal yang tidak terputus, modal Salam-selamat-sejahtera “masuk Surga” adalah: Ilmu yang bermanfa’at, harta berguna, dan do’a anak sholeh”. Maryanto’s Salam Awards, merupakan ucapan rasa syukur atas nikmat yang banyak, termasuk mendapat Salamology, dan penghargaan kepada yang telah membuat “salam-selamat-sejahtera”.  Penghargaan kepada mereka adalah berupa Penghargaan Tahunan “Salam Award”. Ini di lakukan sejak th 2007. Semula, kami berfikir bahwa ini hanya sekali saja, th 2007.  Namun perkembangannya, ternyata malah sudah 7 kali, dan jumlah yang lebih banyak.   

Jumlah Penerima Penghargaan “Salam Award” 2007-2013  adalah 46 Penerima. Berturut-turut sejak th 2007 hingga th 2013,  jumlah Penerima pada suatu th adalah: 2, 2, 7, 14, 7, 7,  dan 7.

Ada 7 Tingkat Pendidikan: 1. SD, 2. SLP, 3.SLA, 4.Strata-1 (Sarjana), 5. Strata-2 (Master), 6.Strat-3 (Doktor), dan 7. Profesor. Bahwa dari 46 Penerima, maka distribusinya adalah sbb: 22 Profesor, 33 Doktor, 38 Master, dan 46 Sarjana. Bahwa semua Sarjana Penerima tersebut, telah banyak menghasilkan tingkat di atasnya: Master, Doktor, dan Profesor.  

Jabatannya, 6 Rektor, 3 Pembantu Rektor. 1 Bupati, dan 1″President Director”.

Bidang kesarjanaannya: 20 Fisika, 3 Kimia, 6 Mathematik, 9 Geofisika, 10 geologi, 2 Geodesi, 1 Biologi, 2 Filsafat, 1 Teknologi Pertanian, 1 Farmasi, 1 Astronomi, 1 Elektronika, dan 1 Kedokteran. Diantranya itu ada yang kesarjaan ganda, misal Fisikawan yang geofisikawan, Geofisikawan yang dari Geologiawan, dan Mathematisian yang  juga Fisosof.

Daftar Penerimanya adalah seperti di bawah. Sebagian dengan CV di sebutkan. Ada relatife panjang, singkat, amat singkat, dan amat singkat sekali. Ini tergantung  dari durasi penggalian CV yang kami lakukan pada tahun itu (atau atas sudah terkenalna beliau, maka hanya sedikit yang saya tulis di sini).

Tahun 2007 :

1. Prof. Dr. Ir. R.P. Koesoemadinata, Geologiwan, ITB

2. Prof. Dr. Ir. Muhammad Untung, Geofisikawan, PSG, Bandung.

Tahun 2008:

1. Prof. Dr. Ir. Mudaham Taufik Zen, Geofisikawan, ITB

2. Ir. Wartono Rahardjo, Geologiawan, UGM

Tahun 2009:

1. Prof. Dr. Bambang Prathisto, Geologiawan, Purek UPN,

2. Dr. Herman Mochtar, Geologiawan, PSG, Bandung.

3. Prof. Dr. Jakub Rais, Geodesi, Rektor UNDIP, desn UI

4. Prof. Dr. Kirbani Sri Brotopuspito, Geofisikawan, UGM

5. Prof. Dr. Kusminarto, Fisikawan, dosen UGM

6. Dr. Mudji Raharto, Astronomist, dosen ITB

7. Prof. Dr. Suprajitno Munadi, geofisikawan Lemigas, dosen UI

Tahun 2010:

1. Prof. Dr. Achmad Mursyidi, M.Sc. Apoteker.

     Apoteker, Dosen Farmasi UGM, Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Dosen Universitas Islam Indonesia.

2. Prof. Dr. Ir. H. Budi Santoso, M.Sc. APU (KRT. Padmokusumo).

     Fisikawan, Direktur BATAN “Badan Tenaga Atom Nasional” Yogyakarta, Dosen-Rektor Universitas Nasional Jakarta.

3. Dr. Drs. Chairil Anwar, M.Sc.

     Kimiawan, Dosen Kimia, Dekan FMIPA UGM.

4. Prof. Dr. Drs. Dadang Iskandar, M.Sc.

     Fisikawan, Dosen-Purek Universitas Negri Riau

5. Drs. Dimsiki Hadi

     Fisikawan, Dosen fisika FMIPA UGM

6. Drs. Guntur Maruto, S.U.

     Fisikawan, Dosen Fisika FMIPA UGM

7. Ir. Marno Datun

     Gelogiawan, Dosen Geologi Teknik Geologi UGM

8. Prof. Dr. Ir. Mochamad Adnan, M.Sc.

     Tehnologi Pertanian, Rektor ke-8 UGM, Rektor Universitas Wangsa Manggala, Yogyakarta.

9. Dr. Drs.Mochamad Ali Joko Wasono, M.Sc.

     Fisikawan, Dosen Fisika FMIPA UGM

10. Prof. Dr. Pramudita Anggraita, M.Sc.

      Fisikawan, Direktur BATAN “Badan Tenaga Atom Nasional”, Yogyakarta,

11. Dra. Retno Wikan Tyasning Adnan

       Mathematikawati, Dosen Mathematika, FMIPA UGM.

12. Drs. Waluyo, M.Sc., Ph.d

      Geofisikawan, Dosen geofisika FMIPA UGM

13. Drs. Widodo Priyodiprojo, M.Sc.E.E.

      Fisikawan, Dosen Fisiaka FMIPA UGM

14. Dra. Zahara Muslim, M.Sc.

       Fisikawan, ahli reaktor nuklir, Dosen Fisika FMIPA UGM.

 

Th 2011:

1.Prof. Dr. Adi Soesanto. Fisika, Fak Teknik Elektro, UGM.

Mengawali kuliah Jurusan Fisika angkatan th 1958, FIPA “Fakultas Ilmu Pasti Alam” UGM, dan lulus th 1964. Melanjutkan master di UC “University California” di Davis 1964-1966, lalu mendirikan Jurusan Teknik Elektro, UGM, serta menjadi dosen di situ. Pendidikan Doktor di laluinya th 1981-1986 di UC Davis. Pernah menjabat Dekan FT UGM, juga pernah menjabat Rektor di Universitas Janabadra, Yogyakarta.

2.Drs. Djajeng Soegito, B.Sc. Matematika, Filsafat, Pengelola Yayasan Hamong Putra, Rektor Universitas Janabadra, DPRD-I, DPRD-II, BPH Bupati Sleman.

Amat banyak waktu beliau dalam menyebarkan ilmu. Masuk jurusan Teknik Sipil angkatan 1952 Fak Teknik UGM. Pengembangan Fak Teknik menjadi ada FIPA “Fakultas Ilmu Pasti Alam”  1955, maka beliau mengambil jurusan Matematika. Gelar  Sarjana Muda (B.Sc.) di sandangnya sejak 1955. Pengabdian menjadi guru 1954-2004, lalu sebagian besarnya menjadi Ketua Yasayan Hamong Putra Pakem, Sleman, Yogyakarta. Yayasan ini menyelenggarakan SMP, SMA, SMEA, SPG, dan STM, yg hingga kini telah ribuan murid alumninya.  1967- 1969 menjabat BPH “Badan Pemerintah Harian” Bupati Kabupaten Sleman Yogyakarta. 1969-1974 DPR Kabupaten Sleman. 1974-1979 Ketua PNI Sleman. 1976-1983 Mahasiswa Jurusan Filsafat UGM dan di sandang  gelar Drs pada th 1983. 1983-1997 Dosen Filsafat Universitas Janabadra Yogyakarta. 1983-1987 Pembantu Rektor III Universitas Janabadra. 1989-1992 Pembantu Rektor I. 1992-1995 Pejabat Rektor Universitas Janabadra  (Ini karena ada falsafah baru untuk tidak merangkap jabatan, dan Rektor Bpk Sudariswan Poerwakoesoema  tidak mau merangkap jabatan-jabatan, menghindari menjadi Rektor dan memusatkan menjabat Walikota Kodya Yogyakarta).  1999-2004 DPRD Tingkat I Yogyakarta. Rumah: Sanggrahan, Pakem Binangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta. Putra Sekertaris Desa Harjo Binangun, Pakem ini adalah sulung dari 10 bersaudara. Keluarga besar ini semua sarjana UGM, termasuk 4 dokter, ekonomi, filsafat, hukum, dll. Beristri RA “Raden Ayu” Sri Widiyatun cucu dan di percaya mengelola satu diantara warisan KGPA “Kanjeng Gusti Pangeran Adipati” Mangkubumi. (KGPA ini putra NgDSSDISK “Ngarso Dalem Sinuhun Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng” Hamongku Buwana ke-VI Raja Mataram Yogyakarta). Warisan Sanggrahan (“peristirahatan kraton”) di bangun  sekitar th 1870an adalah awal mula Kecamatan Pakem dan Kabupaten Sleman Utara. Sanggrahan adalah tempat istirahat, tempat membuat banyak falsafah Mataram, pakem-pakem pewayangan beserta “tonil (panggung drama)”nya, juga pakem jalan hidup manusia. Di antara pakemnya untuk ke surga : ilmu bermanfaat, harga berguna, dan doa anak kpd orang tua. Dasar itu ada pakem pendidikan.  Maka mengadakan pendidikan SD sampai SLA Hamong Putra tadi. Hamongku Buwono IX banyak “mesanggrah (rekreasi, istirahat, menyepi)” di Sanggrahan Pakem karena Ibu beliau banyak tinggal di situ. HB IX lahirkan pendidikan, sumbangkan 350 Ha tanah Bulaksumur dan gunakan semua gedung keraton untuk UGM. UGM Lahirkan pendidikan seluruh atau kebanyakan perguruan di Indonesia. Juga amat banyaklah peranan HB IX untuk Indonesia merdeka.  Warisan KGPA Mangkubumi lain yg juga untuk pendidikan, adalah Kompleks Jetis, Yogyakarta. Ini sebagai tempat SD, SLTP, SLA (9 STM), Kampus awal Jurusan Geologi UGM 1949-1990 an, juga Kodim. Juga Rumah Mangkubumi untuk awal rumahsakit (menjadi RS Sarjito) dan tempat kuliah awal UGM (Filsafat, Kedoktrearn, antropobiologi). Moto Pak Djajeng: Orang desa bisa menjadi amat maju, bila mau belajar , dan niatkanlah mencapai derajad setinggi-tingginya.

3.Ir. Respati. Kimia, FMIPA, UGM.

Putra Solo ini masuk Jurusan Teknologi (lalu berkembang menjadi Teknik Kimia), UGM 1954. Lulus th 1961 lalu terus mengabdikan diri menjadi dosen Jurusan Kimia FIPA UGM hingga pensiunnya 1999. Ketua Jurusan Kimia juga pernah di embannya. Dan 5 th terakhir sebelum pensiun, beliau juga menjadi dosen UII “Universitas Islam Indonesia”, UMS “Universitas Muhammadiyah Surakarta”. Tinggal di Komplek UGM Blok M7A, Sendowo, Yogyakarta.

 4.Prof. Dr. Soemadji. Fisika, UGM, UNY.

Dengan usia 84 th yang tak terlihat setua itu, beliau adalah angkatan 1948 pada Akademi Teknik Yogyakarta (Yang bergabung menjadi UGM 19 Deseber 1949). Terus menjadi dosen UGM, maka ketika Fakultas Pedagodgik menjadi IKIP Yogyakarta, beliau mengajar Fakultas Pendidikan Ilmu Eksata. Dengan terpenuhi kebutuhan guru SD-SLA, maka IKIP Yogyakarta menjadi UNY “Universitas Negri Yogyakarta.  

5.Prof. Dr. Soemantri. Matematika, FMIPA UGM.

Putra Jogja dengan fasih berbahasa jawa tinggi ini, banyak mengabdi pada pendidikan. Angkatan 1956 Jurusan Matematika FIPA UGM, dan seterusnya menjadi dosen FMIPA UGM. Telah dua masa Dekan di jabatnya. Beliau juga dosen Universitas Sanatha Dharma, Yogyakarta.

 6.Dra. Umi Nastiti.Filsafat, UNDIP, UGM.

Mengawali kuliah di th 1954 pada Jurusan Filsfat Fakultas Sastra, Pedagogik dan Filsafat, UGM. Tempat kuliah di Sitinggil Dwi Abad (Kawasan Kraton Mataram Jogja), Gedung Mangkubumen, Pakuningratan (Jetis), juga Bulaksumur. Lulus th 1963, lalu mengajar IKIP Surakarta ( sebagai cabang UNDIP Semarang). Menjadi dekan Fakultas Ilmu Pendidikan, UNDIP. Th 1968 di minta kembali ke almamater, mengajar pelajaran Filsafat terutama di Fak Filsafat, namun juga berbagai Fakultas UGM.  Amat sering mengajar WanHanKamNas di JKT 3 bulan sekali. Pernah menjabat Dekan. Amat kuat, banyak mempelajari filsafat Barat, juga menggabungkan dengan banyak  aliran agama dunia, termasuk Filsafat Pancasila. Kesannya: Orang FIPA lebih mudah mendapat nilai tinggi dalam hal filsafat, di banding jurusan lainnya.

 7.Prof. Dr. Wasilah Rahmah. Kedokteran, UGM.

Sesepuh Kedokeran UGM, Prof Dr. Wasilah Rahmah ini, memulai kuliah di Fak Kedokteran UGM th 1959. Kuliah di Gedung Mangkubumen, yang juga Rumah Sakit Mangkubumen (cikal bakal RS Sardjito) ini, beliau lulus dokter 1965. Menjadi dosen FK UGM, spesialis Internist, dan Konsultan Geriatri (pengobatan usia lanjut). Masih terus praktek dokter, dan Profesor emeritus, Ibu ini banyak melanglang buwana ke Eropa, Asia, Amerika.  Sangat dermawan, merintis Rumah Pemelihara Usia Lanjut di Jln Parangtristis, Yogyakarta. Telah  ada lahan 2000 m2 dan bangunan di sediakan secara pribadi, dengan jangkauan 2 ha akan di bangunnya.  Mengharapkan ini menjadi Rumah percontohan Pemeliharaan, Pengobatan, Perawatan Orang Tua di Indonesia.

Tahun 2012:

1. Dr. rer. nat. Abdul Haris, M.Sc. Dosen Geofisika UI. 

     Masuk Fisika UI 1988, Master UI, Doctor Geofisika University Keil Germany.

2. Dr. Tafikurahman, dosen Biologi, ITB.

     Masuk Biologi ITB 1979, Master ITB, Doctor University Collage Swansea, Inggris.

3. Drs.Sri Pangesti, S.U. Dosen Mathematika, FMIPA UGM.

     Masuk Ilmu Pasti 1957 FIPA UGM, master ITB.

4. Drs. Bambang Purwadi, dosen Fisika, FMIPA, UGM.

    Masuk Ilmu Alam 1957, Ketua Jurusan Elektronika, dll.

5. Prof. Drs. Surya Guritno, M.Stats, Ph.D, dosen Mathematika, FMIPA, UGM.

     Masuk Ilmu Pasti 1967 FIPA UGM, S2 The University of New South Wales, Sydney

     Australia, S3 The University of Connecticut, Storrs, USA, Dekan FIPA.

6. Ir. Priyana, M.Sc., Dosen Kimia, FMIPA, UGM

     Masuk Teknik Kimia, UGM 1961, Master UC, Barkely, Dekan 3 pereode FMIPA.

7. Drs. Mohammad Bunjamin, dosen FIPA UGM, Un. Kebangsaan Malaysia, UI, UnNas.

     Masuk Ilmu Pasti, Fak Teknik UGM, 1954, lulus 1961. Belajar di UC Barkely, USA, dosen FIPA UGM (1961-1970, dosen Universitas Kebangsaan Malaysia (1971-1976), Staff ahli Prof Achmad Baiquni di BATAN Serpong (1977- hingga kini), dosen UI (1977-1998), dosen Universitas Nasional (1977-hingga kini).

 

Tahun 2013:

1.        Hasanuddin Zainal Abidin, Prof., Dr., geodesi.

S1 Geodesi ITB 1985, S2 Survey Eng 1989 dan S3 1992 pada University of New Brunswick, Fredericton, Canada. Dosen ITB utamanya Departemen Geodesi. Besiau dosen dengan banyak buku di tulis, banyak penghargaan, Pembantu Rektor ITB (di sarikan dari 57 halaman CV yang kami peroleh).

2.        Hery Harjono, Prof. Dr., geophysicist, geologist.

S1 Geology ITB 1972, S2 Geophysict Universite Paris Sud 1988, Pesiden HAGI 192-1994, Executive Director at Asia Pacific Center for Ecohydrology (APCE) under auspice of UNESCO , Research Professor at Research Center for Geotechnology at Indonesian Institute of Sciences (LIPI) , VP National Committee for IUGG, Chairman at National Committee for IOC UNESCO, Chairman at National Committee for IHP UNESCO.

3.        Karsani Aulia, Ir., M.Sc., geologist.

“S1 Distinguished in Geology, ITB (1976). Cum Laude MSc. Colorado School of Mines, Deg. in Petroleum (1982). Asian Institute of Management, MBA Short Course Program (1986). University of Michigan, Quality Improvement Management (1992). Stanford University, Business and Management School (1994). Job History:  1976 – 1981 : Inial carrier PT Caltex Pacific Indonesia, 1981 – 1982 :  Colorado School of Mines. 1982 – 1988: Chief Regional Geologist and Chief of Exploration Operations. 1988 – 1991: Manager Exploration of Indonesia Operations. 1991 – 1994: Senior Exploration Consultant in Chevron Texaco Dallas, USA. 1994 – 2000: General Manager Exploration in Sumatra and Project Manager Nias Exploration and Drilling Operations ( 1994 to 1998). Manager Production and Facility ( Develop Asset ) in Minas  1998 to 2000. Chairman of Horizontal Drilling Task Force Project in Sumatra Operations (1997). Chairman of BKKA/Pertamina Oil Field Basin Indonesian Wide Review (1997). 2000 – 2002: General Manager of Resources and Production. Chairman of PT Caltex Technology Council to mainly Manage Corporate Information Technology, EOR Pilot Projects ( Light Oil Steam Flooding and Surfactant ), Subsurface Project and Asset Management, and Champion of Caltex Reservoir Management Operations. Vice Chairman and Technical Committee Chairman of American Association of Petroleum Geologist/ SPE/ SPWLA  International Conference in Bali, Indonesia. 2002 – 2003: General Manager of External Affairs. Appointed as Executives Team Member in PT Caltex Pacific Indonesia. 2003 – 2004: Vice President Exploration and Executive Member of Indonesian  Operations.  Appointed as Member of Chevron exaco Worldwide Exploration Leadership Council to manage Chevron Worldwide Asset Portfolio. Conducted Global Chevron Asset Review for Corporate Development and Growth Strategy. Familiarity with hydrocarbon assets in USA, Canada, Kazakhstan, Middle East, West Africa, Gulf of Mexico, China, South East Asia and Australia.  2004 – July 2007: BOB PT Pertamina Bumi Siak Pusako , General Manager and CEO. August 2007 – April 2008: Barisan Energy of BWA Group, President Director. April 2008 – Present (2013): Senior VP Operations, Senior VP Technology and General Manager  of Samudra Energy. Present Position:  Samudra Energy, Sr. VP Technology. Riau Energy BUMD , Advisor. University of Riau, Senior Visiting Lecturer in Energy Institutes. San Diego State University, Visualization Center and ITC Dept. ITB EOR and Oil Field Research Team, Advisory Member. LAPI ITB Information Technology, Independent Board”.  Lulus Sarjana dengan Distinguished ITB, Cumlaude Master CSM ini memang melebihi ilmunya “buanyaak bule”, bervisi-berilmu “tingkat dunia”.  

4.        Sarjono, Dr., geophysicist.

Kelahiran Sragen, S1 Fisika ITB 1978, S2 Geophysics Exploration Universitas New England Australia, 1986,  S3 Geophysics Exploration Universitas London, 1996. Geofisikawan p[ada P3G Kementrian ESDM, 1979-2007.

5.        Sismanto, Prof., Dr., geophysicist.

S1 Fisika/Geofisika, UGM 1985, S2 Geofisika ITB, 1995, S3 Geofisika ITB-Universitas Karlsrue Jerman, 2003. Dosen UGM. Banyak membuat paper, dan banyak mendapat penghargaan.

6.        Ukat Sukanta, Dr., geologist.

Akademi Geologi dan Mineral, 1976, S2 Geology 1987 dan S3 Geology 1993 di Flinders University of South Australia, S3 Geology. Geologist P3G, ESDM 1976-2005, stratigrapher amat handal di Chevron, Medco, ENI, dll, dosen S2 Master Geophysics UI. 

7.        Wahyudi, Dr., geophysicst.

S1 Fisika/geofiska UGm 1986, S2 Geofisika UGM, S3 UGM-Stuttgart University, 1999. Dosen UGM. Banyak membuat paper, dan banyak mendapat penghargaan.

 

Wass,

Maryanto,

18 Maret 2013.


Pidato Penganugerahan “Maryanto’s Salam Awards 2012”

SALAMOLOGY, EVOLUSI BUMI-ALAM, MASMAR SALAM THEORY,  SAGET “SIMPLE ALGORITHM OF THE GRAND EVOLUTION THEORY”

Lokasi: Ruang Pertemuan di Jurusan Fisika, UGM, Sekip Unit IV, Yogyakarta.

Oleh: Maryanto, 9 Maret 2012.

Assalamu ‘alaikum warrahmatulahi wabarokatuh.

A’udzubilahiminas syaiton nirajim. Bismillahir rahmaanir rahiim. Segala puji bagi Allah, Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Alhamdulillahi rabbil ‘alamin.

Ketua Jurusan Fisika FMIPA UGM Dr. Ari Setiawan, penerima Salam Awards 2007-2012, para dosen Jurusan Fisika UGM, PuRek UI, Keluarga Mas MAR (Bpk. Marto Utomo dan putra-putrinya :  Mas Marijo, Mas Margono, Maryanto, Adimasayu Minuk Maryanti, dan 3 lainnya), beserta istri-suami-nya dan anaknya, serta hadirin:   

Terimakasih atas kehadirannya dalam memberikan waktu Penganugerahan Salam Awards 2012 di Ruang Pertemuan Jursuan Fisika, UGM, Yogyakarta ini. Salam Awards adalah kesyukuran kami kepada Allah SWT atas segala nikmat, termasuk nikmat mendapatkan “Salamology”. Ilmu ini adalah atas amal “sedekah ilmu” para dosen UGM, dan FMIPA khususnya. Telah ribuan mahasiswa yang juga sukses atas jasa para pendidik  memberikan “ilmu yang bermanfa’at”. Semoga semua amal di ganjar surga kelak.  

Perkenalkan saya, nama Maryanto, lahir di Sempol, Harjo Binangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta, th 1959. Kuliah Fisika UGM th 1977-1985,  seksi Geofisika. Lalu bekerja di Caltex (yg kini bernama Chevron) 26 tahun, Kuliah Master Teknik Geologi ITB 2001-2003. Kami ingin memberikan ringkasan  Salamology, sbb.:

1. Ummul Qura, Mekah, Pusat Pangea.

Gambar 1: Mekah berkemungkinan besar sebagai Pusat Pangea: https://salamology.files.wordpress.com/2008/10/aan.jpg

Pada kursus Stuktur Geologi th 2000, saya mendapat satu lembar peta massa PermianTriassik, 200 Maa “Million annum ago”, bahwa semua benua di permukaan Bumi ini sa’at itu adalah satu Benua. Benua itu d sebut Pangea, menempati 30 % permukaan Bumi, dan 70 % lainnya sebagai laut (Phantalassa).  Peta itu ringkasan 4 ahli : Alfred Wagener (1912), Carrey (1945), Holden-Dietsz (1970). Peta ini  memperlihatkan satu benua Pangea, yang himesphernya di Timut Tengah. Pusat ini adalah berturut-turut di Aswan, Riyad, Laut Thetis. Johnson 1998, tunjukkan lingkaran yg saya sebut AAN “Antiklin Arabian-Nubian”, yang pusatnya berumur Archean (masa 3000 Maa), dan jarak pendeknya berumur 500 Maa.

Quran Surat Asy Syuuraa [42:7]:  “Wa kaa dzaalika auhainaa ilaika qur-aanan “arrabiyyal li tundzira ummal quraa wa man haulahaa wa tundzira yaumal jam’i la raaiba fiihi fariiqun fil jannati wa fariiqun fis sa’iir.” “Demikianlah Kami wahyukan kepadamu Al Qur’an dalam bahasa Arab, supaya kamu memberi peringatan kepada (penduduk) “Ummul Qura” (ibu negeri, Mekah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya serta memberi peringatan (pula) tentang hari berkumpul (Kiamat) yang tidak ada keraguan padanya, segolongan dalam surga dan segolongan (lagi) dalam neraka”.

Kata Umul Qura itu, saya anjurkan di terjemahkan sebagai Ibu daratan – Pusat Pangea, ada sumbu Pusat Laut (Fiji) ke pusat Bumi, lalu ke Pusat Daratan (Mekah), keduanya sumbu pusaran.

Setengah tahun setelah melihat peta itu, saya kuliah Teknik Geologi ITB 2001-2003. Saya perlu tahu sejarah Bumi, yakni Geologic Time Scale. Amat sulit hafal nama-nama, dan ternyata ada pemudahan menghafalnya. Ini terlihat dari umur-umur bumi, bisa sederhanya dengan siklus Alam yang Sinusoidal berpereode 700 Ma “Era”, 70 Ma “Period”, dan 7 Ma “Stage”.  Berturut-turut “Era” tadi, sejak 4600 Maa (terbentuknya Bumi), lalu berkurang 700 Ma adalah : 1. Hadean 2. Archean Early-Mid, 3. Archean Late, 4. Proterozoic Early, 5. Proterozoic Mid, 6. Proterozoic Late, dan  7. PaleozoicMessozoic-Cennozoic. “Period” itu, sejak 557 Maa, lalu berkurang 70 Ma, berturut-turut adalah: Cambrium, Ordovician, SilurDevon, Carboniferous, PermianTriassk, Jurassik, Cretaceous, dan Cenozoic. Lalu “Stage”, selalu menempati 10 pada setiap “Period”.

Sebulan pertama kuliah, kami dapatkan itu, lalu dugakan ada siklus satuan tahun 7×10^n: 7, 70, 700, 7K, 70K, 700 K, 7 M, 70 M, 700 M, 7 G, dan 70 G. Ini saya sebut siklus Major. Hanya dalam setengah tahun kemudian, saya mendapatkan data empiris alam, di mana setiap siklus tersebut, telah mempunyai korelasi empiris besaran Alam sebesar lebih besar 90 %. Atau kalau semua data standar deviasi pengukuran data empirisnya di pakai, maka semua siklus itu mempunyai korelasi 100 %. Atau, keberadaan siklus itu di Alam adalah 100 %. Lalu namakan siklus Minor adalah  : satu tahun, satu bulan, satu minggu, dan satu hari. Siklus major-minor ini lalu saya sebut Siklus SALAM “Seven to the nth power of ten Annum Long of Age and Minor” Cycle. Darinya lalu di buat Kalender Salam, Seperti gambar ini. Ini adalah kalender sepanjang Siklus 70 Giga annum. Merupakan sejarah Alam sejak terbentuknya Alam, Big-Bang 18,6 Gaa “Giga annum ago”, terbentunya Galaksi 11.6 Gaa, terbentunya Tatasurya (Bumi) 4.6 Gaa, lalu tumbukan Galaksi Bimasakti-Andromeda 2.4 Gaf “Giga annum future” ( kemungkinan Kiamat), serta 49 Giga tahun lamanya neraka-surga. Lalu di buatlah Kalender Salam (gambar 2).

2. Kalender Salam.

Gambar 2: Kalender Salam. https://salamology.files.wordpress.com/2008/10/calsalam.jpg

Kalender sepanjang 70 Ga, sejak Big Bang (18.617.394.381 BC), hingga  51.382.606.619 AD. Interval kotak merah di setiap grafik, di perbesar pada grafik kanannya. Setiap grafik untuk suatu Periode dengan satu/dua periode lebih kecilnya: a. 70 Ga, b. 7 Ga, c. 700 Ma, d. 70 Ma, e. 7 Ma, f. 700 Ka, g. 70 Ka, h. 7 Ka, i. 700 a, dan j. 70 a. Angka-angka berada pada zcu “zero cross up”. Bumi, selain berotasi sehari-semalam dan berevolosi sekali pertahun, maka Bumi relatif terhadap Matahari bergerak spiral dengan Lintasan SALAM. Dengan pertambahan waktu (bergerak ke atas pada grafik), dan bila harga SALAM mengecil (skala kearah kiri pembaca) serta membesar (kearah kanan pembaca), berhubungan dengan harga: paleomagnetik menguat-melemah, jarak Bumi-Matahari rata-rata pertahun memendek-memanjang, temperatur Bumi meninggi-merendah, jari-jari Bumi memanjang-memendek, permukan Bumi meluas-menyempit, lithosfer ekstensi-kompresi, muka laut naik-turun, jari-jari Pangea memanjang-memendek, cekungan meluas-menyempit, suatu lokasinya bergerak ke arah laut-darat, transgresi-regresi, kontinental (relatif terhadap muka laut) adalah turun-naik, curah hujan mengecilmembesar, kelembaban merendah-meninggi, besar butir sedimen mengecil-membesar, porositas mengecilmembesar, potensi batuan-induk sedimen membesar-mengecil, ketebalan lapisan menipis-menebal, volume lapisan menyusut-menambah, hingga kini jumlah biota spesies dalam suatu famili semakin banyak –semakin sedikit, ekonomi melemah-menguat, bunga bank mengecil-membesar, inflasi menurun-menaik, dll.

3. Tujuan Alam Adalah “Salam”

QS Yasin [36:57-58]: Di Surga, mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa yang di minta. Salam adalah ucapan Tuhan Yang Maha Penyayang.

Ayat diatas memperlihatkan bahwa tujuan hidup manusia adalah surga, dan manusia mendapatkan ucapan “salam” langsung dari Allah SWT. Salam adalah ucapan pertama setiap orang saling ketemu, dan saling mendo’akannya. Tingginya arti salam tadi, maka kami pakai “salam” sebagai ilmu kami. Ini dari Teori Salam, Ilmu Salam, Salam+logi menjadi Salamology. 

Collins 2003, perlihatkan evolusi semua benua sejak 500 Maa hingga kini. Belia menyebutkan bahwa hanya ada dua “super-plume”, yakni di “Dekat Afar (ujung selatan Laut Merah), dan pusat  di Tonga, negara Fiji di Pasifik Selatan.  Dari sini saya artikan, Mekah selalu di tengah Pangea. Dan berpasangan dengan Tonga yang selalu pusat Phanthalassa.  Masa 500 Maa itu, maka Mekah berada di posisi koordinat kini sebagai Australia. Sejak 500 Maa itu, Mekah bergerak setengah lingkaran,  memutari Pusat M(50 derajad E, 0 North). Umur Bumi sudah 4,6 Maa, akan 7 Ga.  Kalau 7 Ga, semua umur Bumi, maka Mekah akan bergerak melingkar, memutari titik M itu, serah jarum jam, sebesar 7 kali putaran. Ini saya sebut Gerak SEMPOL “Seven clockwise rotation Evolving Mass Pangea Over 7 giga annum Long”. Matahari, yang berada di Katulistiwanya Bumi, dan dengan Gerak SEMPOL itu, bisa di anggap Bumi diam, dan Matahari berputar 7 kali, berlawanan arah jarum jam. Ini seperti tawaf: mengitari  Mekah, 7 kali putaran dengan arah berlawanan jarum jam.   Alam berupa cakam (Natinal Geographic, 1983). Semua benda ada di katulistiwanya Bumi. Bumi setiap hari memutar, menghadap emua benda alam itu. Dengan Gerak SEMPOL, maka semua benda itu, seakan berputar 7 kali putaran, kelilingi Mekah, sekali seumur Bumi, dan sesuai dengan gerak Tawaf. Mekah selalu berada di pusat semua Benua di muka Bumi sejak terbentuknya Bumi 4.6 Gaa, dan akan sampai semua umur 7 Ga. Semua benda angksa tawaf ke Mekah.

4. Ukuran Jasat, Benda, Partikel, Planet, Jagadraya.

Kami amat “surprise”, bahwa dengan satuan meter, maka ada siklus jarak 700 m, 7 km, 70 km, 700 km. Lalu kami dugakan ada siklus 7×10”n meter. Ternyata diamater benda adaah sbb 7×10^n, untuk n berturut turut = 28 Jagadraya, 21 Galaksi, 14 Tatasurya, 07 Bumi, 0 Manusia, -07 gene, -14 nuclei, -21 ?, -28 ?, -35 Konstanta Planck, -42 jarak terdekat gaya gravitasi. Dalam ukuran Universe kini 10^+28 itu, maka terkecil hingga terbesar adalah dikalikan 10^70 kali. Itu saya dugakan sebagai Langit-1. Lalu langit ke: 2, 3, 4, 5 dan 6, maka saya tambahkan masing-masing 10^70. Langit 7 adalah 10^448 meter.

Ukuran butir benda, ternyata sebesar (0.3 sampai 3)x10^n  meter. Berlakulah ukuran benda berturut-turut  n= 0 Boulder (bongkah), -1 kerakal, -2 kerikil, -3 pasir kasar, -4 pasir halus, -5 lanau, dan -6 adalah lempung. Satu ekosistem ukuran lalu di definisikan sebagai (0.3-3)x10^n. Satu ekosistem menurut n saya sebut PAKEM “Physical Arrangement Knowledge on Ecosystem of  mass size in Meter”. PakemE+n.  Misal Pakem+000, berarti Kosmos ukuran butir 0.3-3 meter. Iin termasuk manusia yang minimum bayi ukuran 30 cm, dan paling bear  2,7 meter, yang mendekati 3m.

Percobaan CERN Perancis 2010, perlihatkan Neutrino yang berkecepatan lebih besar dari pada c=(3.10^8 m/s). Malaikat di bat dari nur. Jin dari “naar”,  kemungkinan keduanya tak tergantung gravitasi lagi, yang mungkin berukuran kurang dari 10^-42 m, berkeceapatan lebih besar dari c. Ruh, yang berakar kata dengan ilmu, mempunyai kecepatan tang berhingga. Di surga, dengan niat saja, maka ruh akan samapi. Pun, jangkaun ilmu, yang dunia terluar 18 Giga tahun cahaya, akan tercapai dalam sekejap juga oleh ilmu manusia.

Ilmu Sosial banyak di maknai sebagi bukan “ilmu pasti”. Sebenarnya Ilmu Sosial (hanyalah) berarti hubungan manusia dengan manusia lain, dan manusia dengan lingkungannya. Ini ya di alam juga. Jadi sosial juga ilmu alam yang pasti. Bukankah semua di alam adalah berukuran ?

  • QS Al Qamar [54:49]: Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu (di Alam) menurut ukuran (yang pasti).
  • QS Al Hijir [15:21]: Dan  tidak ada  sesuatupun melainkan  pada sisi Kami-lah khazanahnya dan Kami  tidak menurunkannya  melainkan dengan ukuran yang tertentu.
  • QS Al Hijir [15:19]: Dan Kami telah menghamparkan bumi dan menjadikan padanya gunung-gunung dan  Kami tumbuhkan  padanya  segala  sesuatu menurut ukuran.
  • QS Asy Syuura {42:27]: Dan jikalau Allah melapangkan  rezki  kepada  hamba-hamba-Nya  tentulah mereka  akan  melampaui  batas di muka bumi, tetapi Allah menurunkan apa yang dikehendaki-Nya dengan ukuran.  Sesungguhnya  Dia  Maha  Mengetahui  hamba-hamba-Nya lagi Maha Melihat.

5. Masmar Salam wave Theory (MST, Emeste).

Untuk waktu, maka ada Salam wave “Seven to nth power of ten Annum Long of Age and Minor cycle”. Untuk space, maka ada wave of MASMAR “Mass Assigned Size in Meter Along the mass Rolling in salam calendar”. Sunatullah = Masmar Salam +/- InsyaAllah.  Sunatulah        =  f(r,t) +/- I (r,t).Bahwa  f(t) = jumlahan sinusoidal fungsi waktu, berpereode 7×10^n tahun, dan fungsi space adalah f(r)=  f(rx,ry,rz), dimana  f(rx) = jumlahan sinusoidal berpereode 7×10^n, untuk n dari -42 hingga +448 meter, dan berupa bola, juga begitulah f(ry), dan f(rz) adalah jumlahan pereode jarak yang exponential.

  1. SAGET.

MST adalah juga SAGET “Simple Algorithm of the Grand Evolution Theory”. Mengacu bahwa dalam satu kata Allah “kun fa ya kun”, maka jadilah alam semesta ini dengan amat kompleks dan rapi, amat besar, berumusan indah sekali.

Visi Salamology adalah Salam, Selamat sejahtera umat dan makluknya. Misi Salamology adalah HARJO BINANGUN “History And Reducrion of Jeopardy effect of Oncoming Orchertras on Breaking plate tectonic on geodynamic, Intensive temperature, Nautical sea level change, Atmospheric hazards, Natural bio-evolution, General economy change, Universal chemistry change, and Natural undefined hazards from four prime energies”.

Telah di buat Kalender Salam, difinisi Gelombang ARIF “Alternating compression-extension Result in Imaging Form of wave”, Kosmos PAKEME+n “Physical Arrangement Knowledge of Ecosystem of Masses to n power”, Struktur SYUKUR “Structural plate Yielded by Unrestedconvection flow and Knowledge of Unifying plates or masses Reference” Flower Structure,  Daftar SLEMAN “Stractigraphy Lecicon in Elevating Mines Nomenclature”,  Rumus SABAR “Sequence Algorithm Beauty Among Realities”, Siklus PANGESTU “Pangea Structural Tectonic Undulation cyce”, SDEKAH “Sunda plate Development Evolution and Kalimantan as Anticlinal center History”, LINDU “Large Intensity of Natural Desaster from Underground” , REDI “Recorded Evolution, Development, and Implication of mountain”, Kurva JAWAH “Jurnal Atmospheric Water Affecting History”, Kurva BERKAH “Broad Estimation Resources as Knowledge of Annual Hydrocarbon discovery”. Dll. Salamology menjawab, memperbaiki antara lain:  Time line, time machine, TOE “Theory Of Everything”, string-theory, super-string theory, dark matter (daerah kosong antar massa pada Gelombang ARIF menempati 96 % ruangan, misal antar level elektron, antar planet, antar “aram galaksi”, antar galaksi pada grup super galaksi), supernova,  GUT “Grand Unified Theory”, Super-GUT, dll. Model James Maxlow “expanding Earth” sejak PermianTriassik, Collins, dll, mendorong dan telah mendapatkan evolusi jari-jari Bumi sejak 4,6 Gaa, hingga kini, dan akan 2,4 Gaf “Giga annum future”. Ini akan untuk mengitung evolusi diameter alam.

 

7. Tujuh (7) Besaran Pokok Fisika:

Intelegensi (kemampuan, kemauan), di usulkan sebagai besaran pokok fisik  ke 7, dengan satuan Unit Kemapuan, setelah di ketahui 6 besaran fisis lainnya dengan satuannya sbb: 1. Waktu, detik, 2. Panjang, meter, 3. Berat, kg, 4. Arus listrik, amper, 5. Medan magnetik, tesla, dan 6, temperatur, Kelvin.

Ada nur, nar, jin, iblis, malakat, surga, neraka, sirotolmustakim, israk-mikroj kecepatan super tinggi, yang melebihi kecepatan cahaya, pertanyaan pada percobaan CERN di Paris, NASA tentang pengembangan alam, dll. Big Bang, 18,6 Gaa, alam sebesar bola tennis berenergi super-tinggi, super-panas, dengan waktu maka di kembangkan yang hingga kini, lalu menurun panasnya, ada materi pre-elementer, nutrino, muon, meson, boson, elektron, nuclei, atom, molekul,gen, virus, sel hidup, lempung, lanau, pasir halus, pasir kasar, kerikil, kerakal, bongkah, planet, matahari, galaksi, alam raya. Tingkat kehidupan (Intelegensi) yang menaik dari nol, dan memerlukan makanan, dari  ukuran virus, gene, sel, prokariote (sel satu), menjadi sel banyak, menjadi tumbuhan sederhana, tumbuhan perdu, pohon. Sebagian menjadi hewan “dabbah”. Ada dabbah berjalan dengan perutnya (misal cacing, ular), berjalan dua kaki, berjalan dengan empat kaki. Ada yang terbang (burung). Dabbah, ikan, mamalia, kuskus, keluarga monyet tua, lalu monyet baru, homo-erectus, homo-habilis, homo-spiens, lalu ada yang bisa mendengar “basyar”, lalu tersempurna adalah insan “manusia”.

Fisi-fusi menjadikan adanya pembelahan, satu menjadi dua. Evolusi, juga indikasikan belahan, satu menjadi relatif konstan sifatnya, dan satunya lagi berkembang, memperbaiki intelegensi dan kemampuan.  Bangsa Indonesia, ada yang mengelompokkan menjadi sbb: regum animalia, phylum  chordata, subphylum vertebrata, klass mamalia, ordo primata, superfamily hominodiae, family hominidae, subfamily homininae, genus homo, spesies homosapiens, subspesies mongolid. Pengelompokan akan terlihat lebih banyak dari pada itu, dan akan sederhana dengan acuan Kalender Salam. Ada perubahan dengan skala Pereode Salam: 7 a, 70 a, 700 a, …., 7 Ga.

8. Qur’an banyak menunjukkan diskripsi  dengan 7 poin.

Sekitar 33 topik telah kami ketahui adanya diskripsi dengan 7 poin dalam Qur’an.  Termasuk, 7 ayat yang di ulang (Al Faatehah), 7 ayat adzan, 7 Allohuakbar dan samiallahuliman hamidah setiap satu ra’kaat sholat, 7 putaran tawaf, 7 sai, 7 lempar jumroh setiap lubang, 70 lemparan jumroh total sekali haji sempurna (Hji Qiran), dll.  Sebagian angka 7 di Qur’an itu ada di lampiran di bawah.  

 

9. FIPA “Fakultas Ilmu Pasti dan Alam” sebagai Fakultas ke 7 di Kampus “Cemara 7” UGM.

Manusia hidup di dunia mempunyai tugas yang sama yakni sebagai khalifah-khalifah di bumi. Ini terlihat juga pada ayat sbb: QS Faathir [35:39]: “Dia-lah yang menjadikan kamu khalifah-khalifah di muka bumi. …” Manusia lahir mendapat pengaruh alam, semua peristiwa alam. Semenjak lahir, maka manusia menggabungkan (“unify”) versi-versi pengetahuan alam. Setiap sa’at akan ada versi baru, dan lalu ada gabungan baru. Sehingga gabungan versi-versinya ( “uni-versi-ti”-nya) akan semakain baik. Dan setiap orang menjadi pengarah (direct-or, yg di singkat menjadi rektor, khalifah) universitas-nya masing-masing. Manusia adalah multi profesi, dan seorang bisa banyak profesi yang menonjol.

Banyak disiplin ilmu, dan Bidang Ilmu Alam, adalah yang paling lebar dan luas dalam mengupas alam untuk mencari di ciptakan kekhalifahan itu. Sejak berdirinya 19 Desember 1949, UGM mempunyai kajian  Bakelorat Ilmu Pasti dan Ilmu Alam pada Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik. Ada enam (6) Fakultas waktu UGM berdiri, yakni :  1. Fakultas Teknik (di dalamnya termasuk Akademi Ilmu Ukur dan Akademi Pendidikan Guru Bagian Ilmu Alam dan Ilmu Pasti); 2. Fakultas Kedokteran (di dalamnya termasuk bagian Farmasi, bagian Kedokteran Gigi dan Akademi Pendidikan Guru bagian Kimia dan ilmu Hayat); 3. Fakultas Pertanian (di dalamya ada Akademi Pertanian dan Kehutanan); 4. Fakultas Kedokteran Hewan; 5. Fakultas Hukum (di dalamnya ada Akademi Keahlian Hukum, Keahlian Ekonomi dan Notariat, Akademi Ilmu Politik dan Akademi Pendidikan Guru Bagian Tatanegara, Ekonomi dan Sosiologi); dan 6. Fakultas Sastra dan Filsafat (di dalamnya ada Akademi Pendidikan Guru bagian Sastra, yang kemudian menjadi Fakultas Sastra, Pedagogik, dan Filsafat).

Lulusan Teknik Sipil HBS Bandung (yang terpaksa ujiannya di Yogjakarta, 1946), dan dosen Fak Teknik yakni Ir. Herman Johanes, di bantu Ir R. Mugiono (Sarjana Technique Delf, Belanda), serta Cumlaude Fisika UI (Cabang Bandung, 1953) Drs. Achmad Baiquni,  Drs. Seno Sastro Amidjoyo, dll, mendirikan Fakultas ke 7 di Kampus “Cemara 7” bernama FIPA “Fakultas Ilmu Pasti Alam” (1955).  Ada dua jurusan di FIPA: 1.Ilmu Pasti, dan 2. Ilmu Alam. Besarnya Ilmu Alam, maka perlu spesifikasi jurusan lagi yakni  jurusan no 3. Kimia, di mulai pada tahun 1961. Ya semua di alam adalah pasti dan tersusun oleh susunan unsur kimia. Di alam ada juga makluk hidup, dan berkembanglah ilmu hidup “hayat” (biologi). Manusia, berinteraksi sebagai makhuk sosial. Ilmu sosial tentu juga bagian ilmu alam. UGM berumur 62 th kini, dengan 18 Fakultas, dan menjadi pendiri perguruan hampir semua di Indonesia. UGM juga menyokong pengetahuan dunia, dalam manusia menjadi khalifah di bumi, mempelajari keindahan alam. Se-alam+logy “Salamology” menyokong amat kuat pemudahan mempelajari keindahan alam yang berevolusi itu. Pengajuan rumusan manusia yg juga pasti mempunyai standar deviasi eror “kesalahan”, maka rumusan perlu tambahan “insya Allah” dan “walaualam bisawab” (hanya Allah yang benar). Energi Intelegensi makluk tersempurna “manusia”, yang dengan waktu, maka memperbaiki yang ada, mengambil yang bagus, membuang yang tidak bagus, untuk selalu memperbaiki “universitas”nya masing-masing, sebagai amalan barunya, sebagai kahalifah “rektor”nya masing-masing universitasnya, guna “modal” mencapai mendapatkan ucapan “salam” di surga.

10. Penutup.

Alhamdulillah, segala puji kepunyaan Allah. Salawat dan salam kepada Nabi Muhammad beserta keluarga dan sahabat, arif-cendekia. Kami berterimakasih kepada semua yang telah membuat salam kepada yang ada semenjak adanya peradaban. Kita tutup dengan doa’ 7 poin, di tulis di ujung Qur’an Surat berdiskripsi utama “Surat Al Baqarah”. QS Al Baqarah [2:286]: Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala  yang diusahakannya dan ia mendapat siksa  yang dikerjakannya. : (1) “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. (2) Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. (3) Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. (4) Beri ma’aflah kami; (5) ampunilah kami; dan (6) rahmatilah kami. (7) Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.” Amin.

Ketua Jurusan Fisika FMIPA UGM Dr. Ari Setiawan, penerima Salam Awards 2007-2012, para dosen Jurusan Fisika UGM, PuRek UI, Keluarga Mas MAR (Bpk. Marto Utomo dan putra-putrinya -menantunya, cucunya ), serta hadirin:   

Terimakasih atas waktunya. Mohon ma’af  atas segala kekilafan kami.

Wass, Maryanto,

Pengusung Salamology.

 

 

 

 

Lampiran-1:

 

Isyarat Dengan Angka Tujuh.

Oleh Maryanto, 9 Maret 2012.

 

1. Tujuh ayat quran yang di ualng-ulang (Al Faatehah)

  • Al Hijir [15: 87] Dan  sesungguhnya Kami telah berikan kepadamu tujuh ayat yang dibaca  berulang-ulang  dan Al Qur’an yang agung.

2. Tujuh putaran tawaf, 7 sa’i, 7 lemparan batu jumroh setiap lubang, 7 x 10 lemparan jumroh untuk Haji Qiran (sempurna, 4 hari), 7 ayat adzan, 7 allahuakbar (+samiallahulimanhamidah) setiap satu rokaat sholat,

3. Tujuh Lapis Langit ( di buat 2 masa siklus & Ga).

  • Fushshilat [14:12] Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa. Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.
  • Al Israa’ [17:44] Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.
  • Al Mukminuun [23: 17]:Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan di atas kamu tujuh buah jalan ; dan Kami tidaklah lengah terhadap ciptaan.
  • Al Mukminuun [23: 86] Katakanlah: “Siapakah Yang Empunya langit yang tujuh dan Yang Empunya ‘Arsy yang besar?”.
  • Al Mulk [67:3] Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?
  • Nuuh [71:15] Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah menciptakan tujuh langit bertingkat-tingkat?
  • An Naba’ [78:12] dan Kami bina di atas kamu tujuh buah  yang kokoh.

4. Tujuh Lapis Langit, 7 Lapis Bumi.

  • QS Ath Thalaaq [65:12]: Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu.

5. Tujuh Surat, masing-asing 1 ayat, sebut Langit-Bumi di cipta dalam 6 masa. Di tafsirkan bahwa masa itu bersiklus itu 700 Ma. Terbentuk Bumi, dan juga ada Langit, ini setelah Awal Alam “Big Bang” dan 2 masa bersiklus 7 Ga. Big Bang pada 18,6 Gaa “Giga annum ago”, Bumi (Tatasurya) terbentuk pada 4,6 Gaa:

  • Al A’raaf [7:54] Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas ‘Arsy . Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan  matahari, bulan dan bintang-bintang  tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam.
  • Yunus [10:3] Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah Yang menciptakan langit dan  bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy untuk mengatur segala urusan. Tiada seorangpun yang akan memberi syafa’at kecuali sesudah ada izin-Nya.  yang demikian itulah Allah, Tuhan kamu, maka sembahlah Dia.Maka apakah kamu tidak mengambil pelajaran?
  • Huud [11:7] Dan Dia-lah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, dan adalah singgasana-Nya  di atas air, agar Dia menguji siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya , dan jika kamu berkata : “Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan sesudah mati”, niscaya orang-orang yang kafir itu akan berkata: “Ini  tidak lain hanyalah sihir yang nyata”.
  • Al Furqaan [25:59] Yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dalam enam masa, kemudian dia bersemayam di atas Arsy ,  Yang Maha Pemurah, maka tanyakanlah  kepada yang lebih mengetahui  tentang Dia.
  • As Sajdah [32:4] Allah lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy . Tidak ada bagi kamu selain dari padaNya seorang penolongpun dan tidak  seorang pemberi syafa’at. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?
  • Qaaf [50:38] Dan sesungguhnya telah Kami ciptakan langit dan bumi dan  apa  yang  ada antara  keduanya  dalam  enam  masa,  dan  Kami sedikitpun tidak ditimpa keletihan.
  • Al Hadiid [57:4] Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa: Kemudian Dia bersemayam di atas ‘arsy  Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar daripadanya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepada-Nya . Dan Dia bersama kamu di mama saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

6. Detil (“fushshilat”) 6 masa bersiklus 700 Ma di Bumi, ada kehidupan sejak masa ke tiga (3.2 Gaa mulai ada pokariote).

  • Fushshilat [41:9] Katakanlah: “Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagiNya?  demikian itu adalah Rabb semesta alam”. [41:10] Dan dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan nya dalam empat masa.  (Itu jawaban) bagi orang-orang yang bertanya.

7.  Ada siklus 7 tahun.

  • Yusuf {12:46}: “Yusuf, hai orang yang amat dipercaya, terangkanlah kepada kami tentang tujuh ekor sapi betina yang gemuk-gemuk yang dimakan oleh tujuh ekor sapi betina yang kurus-kurus dan tujuh bulir  yang hijau dan  lainnya yang kering agar aku kembali kepada orang-orang itu, agar mereka mengetahuinya.” [12:47] Yusuf berkata: “Supaya kamu bertanam tujuh tahun  sebagaimana biasa; maka apa yang kamu tuai hendaklah kamu biarkan dibulirnya kecuali sedikit untuk kamu makan. [12:48] Kemudian sesudah itu akan datang tujuh tahun yang amat sulit, yang menghabiskan apa yang kamu simpan untuk menghadapinya , kecuali sedikit dari  yang kamu simpan. [12:49] Kemudian setelah itu akan datang tahun yang padanya manusia diberi hujan  dan dimasa itu mereka memeras anggur.”

8. Tujuh ratus lipat pahala

  • Al Baqarah [2:261]: Perumpamaan  orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah  adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji.  Allah melipat gandakan  bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas  lagi Maha Mengetahui.

9. Tujuh Kenikmatan dunia, 7 kenikmatan dunia-akherat:

  • QS Ali Imron [3:14-17]: Dijadikan indah pada  manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: ( 1) wanita-wanita, (2) anak-anak, harta yang banyak dari jenis (3) emas, (4) perak, ( 5) kuda pilihan, (6) binatang-binatang ternak  dan (7) Sawah-ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik . Katakanlah: “Inginkah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu?”. Untuk orang-orang yang bertakwa , pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai; mereka kekal didalamnya. Dan  isteri-isteri yang disucikan serta keridhaan Allah.  Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. orang-orang yang berdo’a:  Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka (1) ampunilah segala dosa kami dan (2) peliharalah kami dari siksa neraka,” (3) orang-orang yang sabar, (4) yang benar, (5) yang tetap ta’at, (6) yang menafkahkan hartanya ,(7)  dan yang memohon ampun di waktu sahur .

10. Neraka 7 lapis, untuk orang kafir, tak terampuni walau do’a minta ampun 70 kali.

  • Al Hijir [15: 44] Jahannam  itu mempunyai  tujuh  pintu.  Tiap-tiap  pintu  untuk golongan yang tertentu dari mereka.
  • At Taubah [9:80]: Kamu memohonkan ampun bagi mereka atau tidak kamu mohonkan ampun bagi mereka . Kendatipun kamu memohonkan ampun bagi mereka tujuh puluh kali, namun Allah sekali-kali tidak akan memberi ampunan kepada mereka. Yang demikian itu adalah karena mereka kafir kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang fasik.
  • Al A’raaf [7:155]: Dan Musa memilih tujuh puluh orang dari kaumnya untuk  pada waktu yang telah Kami tentukan. Maka ketika mereka digoncang gempa bumi, Musa berkata: “Ya Tuhanku, kalau Engkau kehendaki, tentulah Engkau membinasakan mereka dan aku sebelum ini.  Apakah Engkau membinasakan kami karena perbuatan orang-orang yang kurang akal di antara kami? Itu hanyalah cobaan dari Engkau, Engkau sesatkan dengan cobaan itu siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau beri petunjuk kepada siapa yang Engkau kehendaki . Engkaulah Yang memimpin kami, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat dan Engkaulah Pemberi ampun yang sebaik-baiknya”.
  • Al Haqqah [69: 27-33] Wahai kiranya kematian itulah yang menyelesaikan segala sesuatu. Hartaku sekali-kali tidak memberi manfaat kepadaku. Telah hilang kekuasaanku daripadaku. “Peganglah dia lalu belenggulah tangannya ke lehernya. Kemudian masukkanlah dia ke dalam api neraka yang menyala-nyala. Kemudian belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta. Sesungguhnya dia dahulu tidak beriman kepada Allah Yang Maha Besar.
  • Al Haqqah [69:7] yang Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus menerus; maka kamu lihat kaum ‘Aad pada waktu itu mati bergelimpangan seakan-akan mereka tunggul pohon kurma yang telah kosong .

11. Air Tujuh laut untuk tinta, maka tak habis ayat Allah.

Lukman [31:27] Dan seandainya pohon-pohon  di  bumi  menjadi  pena  dan  laut ,  ditambahkan  kepadanya  tujuh  laut  sesudah nya, niscaya tidak akan habis-habisnya    kalimat  Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

12.  Manusia tak tahu 100%, maka janganlah bertengkar, kecuali lahirnya saja.

Al Kahfi [18:22] Nanti  mengatakan   adalah tiga orang yang keempat adalah anjingnya, dan  mengatakan: ” adalah lima orang yang keenam adalah anjing nya”, sebagai terkaan terhadap barang yang gaib; dan  mengatakan: ” tujuh orang, yang ke delapan adalah anjingnya”. Katakanlah: “Tuhanku lebih mengetahui jumlah mereka; tidak ada orang yang mengetahui  mereka kecuali sedikit”. Karena itu janganlah kamu  bertengkar tentang hal mereka, kecuali pertengkaran lahir saja dan jangan kamu menanyakan tentang mereka  kepada seorangpun di antara mereka.

Lampiran-2:

Penerima Maryanto’s Salam Awards 2012.

 

Bismillahi rahmanirrohim.

Tiga utama modal masuk surga: 1. Ilmu yang bermanfa’at, harta berguna, dan do’a anak sholeh”. Maryanto’s Salam Awards, merupakan ucapan rasa syukur atas nikmat, termasuk mendapat Salamology, dan penghargaan kepada yang telah membuat “salam-selamat-sejahtera”. 

Hadiah tahunan ini sejak 2007, kini sudah 39 orang penerima, dengan perincian th dan jumlah orangnya berturut-turut, sbb: 2007, 2008, 009, 2010, 2011, 2012 sebagai 2, 2, 7, 14, 7 dan 7. Gelar S1, S2, S3 sbb: 9, 4, dan 26. Profesor 18. Rekor-Purek 8. Bidang: Ilmu Alam (Fisika), Kimia, Mathematika, Filsafat, Astronomi, Geologi, Geofisika, Geodesi, Biologi. Teknologi Pertanian, Farmasi, dan Kedokteran.  

Maryanto’s Salam Awards 2012 di anugerahkan kepada  7 orang, sbb:

1. Dr. rer. nat. Abdul Haris, M.Sc. Dosen Geofisika UI. 

     Masuk Fisika UI 1988, Master UI, Doctor Geofisika University Keil Germany.

2. Dr. Tafikurahman, dosen Biologi, ITB.

     Masuk Biologi ITB 1979, Master ITB, Doctor University Collage Swansea, Inggris.

3. Drs.Sri Pangesti, S.U. Dosen Mathematika, FMIPA UGM.

     Masuk Ilmu Pasti 1957 FIPA UGM, master ITB.

4. Drs. Bambang Purwadi, dosen Fisika, FMIPA, UGM.

    Masuk Ilmu Alam 1957, Ketua Jurusan Elektronika, dll.

5. Prof. Drs. Surya Guritno, M.Stats, Ph.D, dosen Mathematika, FMIPA, UGM.

     Masuk Ilmu Pasti 1967 FIPA UGM, S2 The University of New South Wales, Sydney

     Australia, S3 The University of Connecticut, Storrs, USA, Dekan FIPA.

6. Ir. Priyana, M.Sc., Dosen Kimia, FMIPA, UGM

     Masuk Teknik Kimia, UGM 1961, Master UC, Barkely, Dekan 3 pereode FMIPA.

7. Drs. Mohammad Bunjamin, dosen FIPA UGM, Un. Kebangsaan Malaysia, UI, UnNas.

     Masuk Ilmu Pasti, Fak Teknik UGM, 1954, lulus 1961. Belajar di UC Barkely, USA, dosen FIPA UGM (1961-1970, dosen Universitas Kebangsaan Malaysia (1971-1976), Staff ahli Prof Achmad Baiquni di BATAN Serpong (1977- hingga kini), dosen UI (1977-1998), dosen Universitas Nasional (1977-hingga kini).

 

Lampiran-3:

Ilmu Alam, Mataram, RI, UGM.

Universitas Gadjah Mada berada di Yogyakarta. Kota ini adalah pusat kerajan Mataram , di dirikan oleh Panembahan Senopati th 1582 di Kotagedhe. Mas Jolang raja ke-2 (1601-1613). Raja ke-3, Sultan Agung Hanyokro Kusuma (1614-1645) dan membuat Kalender Jawa pada 1633. Raja ke-4 Amangkurat I (“memangku-alam”), 1646 – 1677. Raja ke-5 Amangkurat II (“memangku-alam), 1677-1755. Dengan Perjanjian Gianti 1755, Mataram di bagi dua yakni Kerajaan  Surakarta dengan raja Paku Buwana (“paku alam”), dan Kerajaan Mataram oleh Hamengku Buwana “HB” (“memangku alam”). Pusat awal Mataram semula di Gamping, seaktu untuk membangun kota Mataram “Ngayodyakarta Hadiningrat” (Ayodya negara makmur pada hikayat Ramayana, karta=tenteram, hadi=bagus, ningrat=kasta agung).  HB VI membangun peristirahatan “Pesangrahan di Pakem” sekitar th 1880, yang lalu di serahkan kepada putranya Pangeran Mangkubumi.  Pangran ini menyokong pendidikan (1.  Sanggrahan untuk Yayasan Hamong Putra di Pakem, 2.Kompleks Jetis untuk “Prince Yuliana School”, lalu menjadi gedung awal Teknik UGM, Sekolah Teknik Jetis, dan 3. Gedung Mangkubumi untuk awal kuliah Kedokteran dan Rumah Sakit UGM). Sanggrahan itulah awal  kota Kecamatan Pakem sebagai kota tertua di Kabupaten Sleman. Pesanggrahan ( “istana untuk rekreasi, “re-creation” – santai dan mungkin membuat hal baru), ini dengan  “tonil” gedung pertunjukan kesenian  menghasilkan pakem pewayangan . Bawa 70 % dari 100’an judul pakem pewayangannya di Sono Budoyo kini, adalah dengan kata “pakem”.  Garwo Permaisuri (“istri utama”) raja, ya Ibunda HB-IX, banyak tinggal di Pesanggrahan ini. HB IX, menjadi tokoh utama penebaran ilmu Indonesia, tokoh kemerdekaan RI, penyedia utama awal gedung UGM, menghibahkan 350 ha tanah untuk UGM (juga UNY).  

Waktu RI merdeka 17 Agustus 1945, Mataram adalah kerajaan merdeka, yang bukan jajahan Belanda. HB IX lalu mengucapkan bergabung dengan RI. Serangan Sekutu dan NICA, menjadikan pusat RI yang di Jakarta di pindah ke Yogyakarta sejak 4 Januari 1946.

Ada tujuh (7) orang utama pada rapat di Gedung SMT Kotabaru, 24 Januari 1946, pada komitmen pendidikan RI, yakni : Mr. Boediarto, Ir. Marsito, Prof. Dr. Prijono, Mr. Soenarjo, Dr. Soleiman, Dr. Buntaran, Dr. Soeharto. Mereka bermaksud mendirikan Balai Perguruan Tinggi Swasta di Yogyakarta.  Ada banyak perguruan tinggi lahir hingg th 1948, yang pada agresi ke-II, semuanya di tutup dan semua berjuang. Universitas Gadjah Mada merupakan gabungan tujuh (7) perguruan Tinggi di Surakarta, Klaten, dan Yogyakarta, sbb:

  1. 17 Februari 1946, Sekolah Tinggi Teknik (STT) Bandung pindah ke Yogyakarta, dengan para pengajarnya antara lain Prof. Ir. Rooseno dan Prof. Ir. Wreksodhiningrat.
  2. 5 Maret 1946, berdiri Perguruan Tinggi Kedokteran, di Klaten sebagai pindahan Institut Pasteur di Bandung  (beridiri 1 September 1945), dengan laboratorium di Rumah Sakit Tegalyoso, oleh pemindah utamanya adalah Prof. Dr. M. Sardjito. Awal 1948, berdiri Fakultas Kedokteran Gigi.
  3. 20 September 1946, berdiri Sekolah Tinggi Kedokteran Hewan, di Klaten
  4. 27 September 1946 berdiri Sekolah Tinggi Farmasi,  di Klaten.
  5. 27 September 1946 berdiri Perguruan Tinggi Pertanian, di Klaten.
  6. Awal Mei 1948, berdiri Akademi Ilmu Politik di Yogyakarta atas usul Kementerian Dalam Negeri.
  7. 1 November 1948 Berdiri Balai Pendidikan Ahli Hukum di Surakarta,  yang lalu menjadi Balai Pendidikan Ahli Hukum ke dalam Sekolah Tinggi Hukum Negeri, oleh Panitia Pendirian Perguruan Tinggi Swasta di Surakarta, yaitu Drs. Notonagoro, S.H., Koesoemadi, S.H. dan Hardjono, S.H.

Penggabungan itu dimulai dengan rapat Panitia Perguruan Tinggi, di Pendopo Kepatihan Yogyakarta tgl 20 Mei 1949, yang dipimpin oleh Prof. Dr. Soetopo, dengan anggota rapat  7 orang diantaranya:  1. Sri Sultan Hamengkubuwono IX,  2. Prof. Dr. M. Sardjito, 3. Prof. Dr. Prijono, 4. Prof. Ir. Wreksodhiningrat, 5. Prof. Ir. Harjono, 6. Prof. Sugardo dan 7. Slamet Soetikno, S.H. Salah satu hasil rapat adalah pendirian perguruan kembali di wilayah republik yang masih tersisa, yaitu Yogyakarta. Sri Sultan Hamengkubuwono IX bersedia meminjamkan ruangan keraton dan beberapa gedung di sekitarnya, dan malah menyediakan 350 ha tanah untuk UGM. 1 November 1949, di Kompleks Peguruan Tinggi Kadipaten, Yogyakarta, berdiri kembali Fakultas Kedokteran Gigi dan Farmasi, Fakultas Pertanian dan Fakultas Kedokteran. Pembukaan ketiga fakultas ini dihadiri oleh Presiden Soekarno. 2 November 1949, Fakultas Teknik, Akademi Ilmu Politik serta Fakultas Hukum dan Fakultas Kesusasteraan yang berada di bawah naungan Yayasan Balai Perguruan Tinggi Gadjah Mada ikut diresmikan. 3 Desember 1949 dibuka Fakultas Hukum di Yogyakarta dengan pimpinan Prof. Drs. Notonagoro, S.H.. Fakultas ini merupakan pindahan Sekolah Tinggi Hukum Negeri Solo.

Akhirnya, 19 Desember 1949, lahirlah Universitas Gadjah Mada dengan enam fakultas, yakni:  

(1)   Fakultas Teknik (di dalamnya termasuk Akademi Ilmu Ukur dan Akademi Pendidikan Guru Bagian Ilmu Alam dan Ilmu Pasti);

(2)   Fakultas Kedokteran (di dalamnya termasuk bagian Farmasi, bagian Kedokteran Gigi dan Akademi Pendidikan Guru bagian Kimia dan ilmu Hayat);

(3)   Fakultas Pertanian (di dalamya ada Akademi Pertanian dan Kehutanan);

(4)   Fakultas Kedokteran Hewan;

(5)   Fakultas Hukum (di dalamnya ada Akademi Keahlian Hukum, Keahlian Ekonomi dan Notariat, Akademi Ilmu Politik dan Akademi Pendidikan Guru Bagian Tatanegara, Ekonomi dan Sosiologi); dan

(6)   Fakultas Sastra dan Filsafat (di dalamnya ada Akademi Pendidikan Guru bagian Sastra, yang kemudian menjadi Fakultas Sastra, Pedagogik, dan Filsafat).

Tahun 1952 Fakultas Hukum, Sosial dan Politik ditambah dengan bagian ekonomi sehingga menjadi Fakultas “HESP” Hukum, Ekonomi, Sosial dan Politik). Pada bulan September 1952 Fakultas Pertanian ditambah dengan Bagian Kehutanan, sehingga menjadi Fakultas Pertanian dan Kehutanan.

Pada September 1955, muncul 7 Fakultas sebagai pengembangan Bagian pada ke-6 Fakultas, yakni:

  • Fakultas ke-7: FIPA “Fakultas Ilmu Pasti dan Alam” pengembangan dari tingkat pengajaran Bakaloreat Ilmu Pasti dan Bakaloreat Ilmu Alam pada Bagian Sipil, Fakultas Teknik. Lalu Fakultas teknik berkuranglah bagian Ilmu Pasti dan Ilmu Alam.
  •  Fakultas ke-8: Fakultas Farmasi, adalah dari Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Farmasi. Lalu sebagiannya menjadi Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Gigi.
  •  Fakultas ke-9: Fakultas Biologi sebagai pengembangan Bagian Bakaloreat Biologi Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Farmasi.
  • Fakultas ke-10 : Fakultas Ekonomi, pengembangan dari Jurusan Ekonmomi pada Fakultas “HESP”
  • Fakultas ke-11 : Fakultas Sosial dan Politik, sebagai pengembangan dari Jurusan Sosial dan Politik pada Fakultas HESP.
  • Fakultas ke-12 : Fakultas Sastra dan Kebudayaan, dari Fak Sastra, Pedagogik, dan Filsafat.
  • Fakultas ke-13: Fakultas Ilmu Pendidikan dari Fak Sastra, Pedagogik, dan Filsafat. Fakultas Ilmu Pendidikan mempunyai dua bagian yaitu Bagian Pendidikan dan Bagian Pendidikan Jasmani. Lalu sisanya menjadi Fakultas Filsafat. Fakultas Ilmu Pendidikan Fakultas Kedokteran Hewan di ubah namanya menjadi Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan.
  • Pada tahun 1960 Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Gigi dipisahkan menjadi Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi (Fakultas ke-14).
  • Pada tahun 1962 Bagian Pendidikan Jasmani dari Fakultas Ilmu Pendidikan ditingkatkan menjadi Fakultas Pendidikan Jasmani. Fakultas ini diserahkan pada Departemen Olah Raga pada tahun 1963 dan menjadi Sekolah Tinggi Olah Raga (STO).
  • Untuk memberikan pendidikan umum yang kuat bagi semua Fakultas, didirikan pula Fakultas Umum, dan digabungkan dengan Fakultas Filsafat menjadi Gabungan Fakultas Umum dan Fakultas Filsafat. Pada tahun 1961 Fakultas Filsafat dibubarkan dan pada tahun 1962 Fakultas Umum juga dibubarkan. Sebagai penggantinya tahun 1963 didirikan Biro Penyelenggara Kuliah-Kuliah khusus untuk melaksanakan tugas yang semula menjadi tugas gabungan Fakultas Umum dan Fakultas Filsafat. Namun pada tanggal 18 Agustus 1967 Fakultas Filsafat didirikan kembali dan pada tahun 1969 Biro Penyelenggara Kuliah-Kuliah khusus dimasukkan dalam Fakultas Filsafat sebagai Biro Penyelenggara Kuliah-Kuliah Agama.
  • Pada tahun 1963 Bagian Kehutanan Fakultas Pertanian ditingkatkan menjadi Fakultas Kehutanan (Fakultas ke-15). Seksi teknologi dan seksi kultur teknik menjadi Fakultas Teknologi Pertanian (Fakultas ke-16). Pada tahun itu pula Jurusan Geografi pada Fakultas Sastra dan Kebudayaan ditingkatkan menjadi Fakultas Geografi (Fakultas ke 17)
  • Jurusan Psikologi pada FIP menjadi Bagian Psikologi yang kemudian pada tanggal 8 Januari 1965 menjadi Fakultas Psikologi (Fakultas ke 18).
  • UGM berkurang satu Fakultas menjadi hanya 17 Fakultas atas FIP menjadi IKIP th 1964.
  • Pada tahun 1969 Fakultas ke-18 lahir yaitu Fakultas Peternakan yang merupakan peningkatan Bagian Peternakan Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan.
  • Semenjak tahun 1983 Universitas Gadjah Mada memiliki 18 Fakultas Program Sarjana, dua Fakultas Program Diploma (Fakultas Non Gelar Ekonomi dan Fakultas Non Gelar Teknologi) dan satu Fakultas Pascasarjana (Magister dan Doktor). Awal tahun 1992 terjadi penyederhanaan jumlah fakultas, Fakultas Pascasarjana diubah menjadi Program Pascasarjana, sedangkan Fakultas Non Gelar Ekonomi diintegrasikan ke Fakultas Ekonomi dan Fakultas Non Gelar Teknologi diintegrasikan ke Fakultas Teknik.

Referensi:

Web UGM, Wikipedia, Sanggar ilmu, dll.

Penulis:

Drs. Maryanto, M.T, lahir di Dusun Sempol, Harjo Binangun, Pakem, Sleman Yogyakarta, 1959.  Urutannya Drs. Maryanto, M.T (no 4 dari 7 bersaudara),  bin H. Marto Utomo (no 1 dari 7 bersaudara), bin Djojo Dihardjo (no 2 dari 7 bersaudara), bin Soma Prawiro (no1 dari 7 bersaudara), bin Haji Abdul Gani.  Semua bernama tadi tinggal di Sempol. Sempol adalah nama lain bunga teratai, yakni bunga terbaik untuk persembahan kepada dewa pada falsafah Hindu-Budha. Haji Abdul Gani adalah haji pertama kabupaten Sleman, dilaksanakan th 1900’an, adalah Jama’ah utama masdjid Sanggrahan Kraton Mataram di Pakem. Terinspirasi banyak orang yang telah membuat salam, Maryanto, sebagai orang “kebanyakan”, berusaha berterimakasih kepada mereka, juga sudah dengan 39 Salam Awards, menulis pakem evolusi alam berjudul “Salamology”.  Semoga Allah selalu memberkahi kita.


Oleh: Maryanto, 7/7/11

Gambar 1: Besar dan arah kecepatan lempeng (V) di suatu tempat di muka bumi relatif terhadap Lempeng Arabia. Skala V di ujung kiri atas gambar (garis= 5 cm/th).  V pinggir Pangea sekitar 7 cm/th. Pangea mencakup 6 dari 7 lempeng besar, satu lempeng lain (Lempeng Pasifik) adalah Panthalassa. Lempeng Pangea seakan awan mirip siklun, dengan Mekah sebagai pusat siklun. Besar kecepatan akan semakin besar bila semakin jauh dari Mekah. Bila jaraknya sama, maka V relatif sama. Arahnya amat teratur, hampir semua searah jarum jam mengelilingi Mekah. Kalau titik relatifnya tidak tengah siklun, misal di pinggir siklun, maka arah dan besar kecepatannya tidaklah akan seteratur itu. Awan siklun pipih lingkaran seakan cakram juga menggambarkan Tatasurya, galaksi semisal Bimasakti, juga alam raya. 

Bismillahirohmanirrohim,

Alhamdullillah, atas segala nikmat Allah.  Berikut adalah: A. Evolusi Alam-Bumi. B. Evolusi Biota C. Adam Sebagai Khalifah (angkatan pengganti) Makhuk Sebelumnya. D. Kesimpulan.  

A. Evolusi Alam – Bumi.

Ringkasan paper Mekah Pusat Pangea selama 7 Ga “Giga annum” Umur tatasurya (dalam judul blog ini) adalah sbb. Alam di ciptakan sejak Big Bang pada 18.617.394.381 SM. Alam yang sebesar bola tenis ini di kembangkan dalam dua masa @ 7 Ga, dan terbentuklah 7 Langit. Galaksi Bimasakti terbentuk setelah 7 Ga sejak Big Bang. Fushshilat ayat 12 menyebutkan Langit di bentuk dalam dua masa. Tatasurya, termasuk Bumi mulai terbentuk sejak dua masa @ 7 Ga. Atau Bumi di ciptakan th 4.617.394.381 SM. Langit dan Bumi diciptakan dalam enam massa (@ 700 Ma “Million annum”). Ini  sesuai dengan 7 Surat Qur’an yang menyebutkan Langit dan Bumi di bentuk dalam 6 masa. Ini di perjelas lagi Bumi di ciptakan dalam dua massa (@700 Ma), lalu gunung-gunung serta makluk hidup di ciptakan dalam 4 massa (@700 Ma). Fushshilat ayat 9-10 sebut Bumi di bentuk dalam 2 masa, lalu gunung-gunung dan makanannya di jadikan dalam 4 masa. Kehidupan mulai massa ke tiga. Air mulai ada pada masa ke tiga (4,6 Gaa – 2x 700 Ma = 3,2 Gaa). Empat energi uatama (GUNA “Gravity, Unified electromagnetic, Nuclear strong and Atomic nuclear weak”)  mengontrol semua evolusi Alam. Fusi-fisi atom dengan kulit maximum 7, dan 9 pasang elemen maximum setiap pereodik kulit, menjadikan adanya siklus waktu dan jarak 7×10^n. Kontrolnya 1 siklus 7 Ga terbentuk galaksi, 2 siklus 7 Ga terbentuk Tatasurya. Juga dilanjutkan Bumi dengan 2 siklus 700 Ma terbentuk air, lalu 4 siklus 700 Ma terbentuk gunung-gunung berserta evolusi biota. Umur Bumi yg 4,6 Ga menjadikan kini masa ke-7 siklus 700 Ma. 

Evolusi Bumi, di awali berupa gas yg terus bereaksi menjadi semain padat. Material yang berat akan tertarik ke pusat Bumi, dan material yang lebih ringan akan mengapung, menjauh dari pusat Bumi. Bumi menjadi 7 lapis, dari pusat Bumi berturut-turut: 1, Inti dalam, 2. Inti luar, 3 mantel dalam, 4 mantel luar,  5. Astenosphere, 6. Lithosfer, dan 7 crust.  Kini, batas lapisan bawah dari ke 7 lapisan itu, di ukur dari permukaan Bumi, berturut-turut (km): 6370, 5150, 2800, 700, 210, 70, dan 7. Crust terbagi menjadi dua kelompok, Oceanic crust 7 km, dan continental crust 35 km. Lithosfer dan crust membentuk Plate Tectonic. Plate Tectonic berjalan seakan jalannya awan, yang berbentuk siklun. Gunung-gunung berjalan seakan jalannya awan (An Naml 27:88).

Semua 7 lapisan Bumi relatif padat, liat, kecuali lapisan terluarnya (Lithosfer dan crust). Lapisan luas ini 1 % (70 km) dari seluruh jari-jari Bumi (6.370 Km). Awal pembentukan lithosfer, adalah di mulai dari tengahnya yang memadat, yang di sebut Mekah. Jadi Mekah adalah tempat bersujud (masjid) pertama di cipta di Bumi ~ 4,5 Gaa. Lalu daratan meluas, hingga kini 30 % dari luas semua permukaan Bumi. 70 % permukaan lainnya adalah laut. 

Semua daratan itu meliputi semua benua di permukaan Bumi. Ada 7 lempeng Bumi: 1. EurAsia, 2. IndoAustralia,  3. Afrika, 4. Amerika Selatan, 5. Amerika Utara, 6. Antartika, dan 7.Pasifik. Lempeng Pasifik di sebut Phanthalassa, sedang enam lempeng lain semuanya di sebut Pangea (Gambar 1).

Pangea bergerak seperti awan siklun, dengan pusat awan di Mekah. Pinggir Pangea dengan sekitar 7 cm/th realtif terhadap pusat siklun. Collins memperlihatkan pusat Pangea pada 450 Maa “Million annum ago” berada di lokasi Australia kini. Pusatnya bergerak serah jarum jam dengan pusatnya M(0 derajad, 40 E). Kecepatan gerak lempeng pinggir Pangea sekitar 7 cm/th juga. Pusat siklun sudah bergerak 4,6 putaran selama umur bumi 4,6 Gaa ini. Bumi akan berumur 7 Ga ketika Galaksi Bimasakti bergabng dengan Galaksi Andromeda. Gabungan itu telah cukup menggambarkan Kiamat tergambarkan di Qur’an. Masa itu, Mekah sudah berotasi 7 putaran. Gerak ini dsebut gerak SEMPOL “Seven clockwise rotation Evolving Mass Pangea Over 7 giga nnum Long”. Gerak SEMPOL menjadikan gerak relatifnya semua benda di alam tawaf, 7 putran kebalikan arah jarum jam. 

Bumi kembang kempis dengan Calender Salam. James Maxlow (di bimbing Collins) telah menghitung evolusi jari-jari Bumi. Dengan sususan Pangea mengembang sejak Triasik 250 Maa hingga kini, thesis doktornya 2001 mengandaikan Bumi berkembang sejal awal terbentuknya. Sayangnya tak perhitungkan material yang masuk ke Bumi (subduksi). Collins 2003, perlihatkan Pangea mengecil sejak Cambrium 557 Maa hingga PermianTriasic 250 Maa, lalu mengembang hingga kini. Salamology telah menghitung evolusi jari-jarinya selama umur Bumi, serta kejadian kedepan. Ini akan di konfirmasi dengan besar kemagnitan Bumi di buat misal oleh R.T Merrill, MW McElhinny, PL McFadden. 

Telah 6,6 siklus 700 Ma di Bumi dan Pangea telah kembang-kempis sepanjang itu. Pangea yg telah resmi adalah supercontinent (tanpa laut diantaranya) terjadi sekitar 250 Maa. Rodiana pada ~900 Maa. Maka didefinisikan Pangestu “Pangea Super Tectonic Undulating cicle”,  adalah benua pangea kembang-kempis, terjadi Supercontinent pada maximum kompresi dan terpecah oleh ekstensi dan ada laut diantara pecahannya. Supercontinet terjadi selama 70 Ma, dengan umur Supercontinnet berturut-turut selisih 700 Ma sejak 4.477.394.381 SM. Di bulatkan angka umur pada juta tahun, maka Supercontinet1 4.477 -4.407 Maa, Supercontinent2 3.777-3.707 Maa, Supercontinent3 3.077 – 3.007 Maa, Supercontinent4 2.377 – 2.307 Maa, Supercontinent5 1.677 – 1.607 Maa, Supercontinent6 (Rodiana) 977 – 907 Maa, dan Supercontinent7 (Pangea) 277 – 207 Maa.  Lalu, akan terjadi kedepan Supercontinent8  422 – 492 Maf “Million annum future”, Supercontinent9  1.122 – 1.192 Maf, dan Supercontinent-10 pada 1.922 – 1.992 Maf.  Setelah itu Bumi di telan gabungan kedua Galaksi Bimasakti dan Andromeda pada 2,4 Gag “Giga annum future”, dimana Kiamat terjadi. Lalu surga neraka selama 49 Ga.

B. Evolusi Biota.

Makluk hidup berevolusi, berubah sedikit demi sedikit, dan sebagiannya tetap bentuknya hingga kini, sebagiannya punah di masa lalu. Evolusi makluk hidup di mulai dari prokariote 3,2 Gaa, eukariote 1,7 Gaa.

B.1 Siklus 70 Ma.

Awal invertebrata Cambrium 557 Maa, lalu berturut-turut setaip 70 Ma berubah dengan nama umur Ordovician 487 Maa ikan, SilurDevonian 417 Maa ampibi, Carboniferous 347 Maa insekta, PermianTriassic 277 Maa reptile dan dinosaurus , Jurassic 207 Maa mamalia dan burung, Cretaceous 137 Maa mamalia berkembang, Cenozoic 67 Maa dominasi mamalia dan insekta di daratan.

B.2 Siklus 7 Ma.

Selama Cenozoic,mulai 67 Maa, maka setiap 7 Ma berubah umur dan nama Stage dan biotanya: 67 Maa Danian Tupaidea, 60 Maa SelandianTatenian Lemur, 53 Maa Ypression Tarsiodea, 46 Maa LuthetianBartonian Galogo, 39 Maa Priambonian Chapuchin, 32 Maa RupelianChattian Green Mongkey,  25 Maa AquitanianBurdigalian Resus Mongkey, 18 Maa LangiSerravalian Gibbon, 11 Maa TortonianMessinian Chimpanzee, 4 Maa liocenPleistocenHolocene Homo sapiens.

B.3 Siklus 700 Ka.

Setiap 700 Ka, mulai 4,3 Maa, umur, nama masa, biota, volume otak bertambah 200 cc mulai 350 cc, berturutturut : 

4,3 Maa MS6590 Australopithecus Africanus1; 3,6 Maa MS6591  A.Africanus2; 2,9 Maa MS6592 Homo Habilis; 2,2 Maa MS6593 Homo Erectus1; 1,5 Maa MS6593 Homo Erectus2; 0,8 Maa MS6593 Homo Sapiens.

B.5 Siklus 7 Ka.

Siklus 7 Ka, semenjak 40,000 SM, maka : mulai tahun, nama bidaya sbb:

40.381 SM  Chatelperonian; 33.381 SM Augnogrativian; 26.381 SM Solutrean; 19.381 SM Magdalenan; 12.381 SM Holocene, 5.381SM Kenabian, 1619 M Globalisasi, 7619 M mBotenngertos1, 14619 M mBotenngertos2, dst.

B.6 Siklus 700 a.

Siklus 700 tahun, mulai Kenabian

5.381 SM  Early Ubaid; 4.681 SM MidLate Ubaid; 3.981 M  Colcolithic; 3.281 SM Very Old Agypt; 2.581 SM Old Agypt, 1.881 SM Mid Agypt; 1.181 SM Lste Agypt; 481 SM Persian; 219 M Rome; 919 M Arab;  1619 M Globalisasi.

C. Adam Sebagai Kalifah (penggganti) Makluk Sebelumnya.

Penambahan keyakinan saya bahwa ayat Qur’an mendukung adanya evolusi pada manusia, adalah buku yang saya baca di tahun 1994 berikut. Itu buku di buat tahun 1987, di karang oleh Prof. Dr. Joesoef Sou’yb, berjudul “Adam dan Hawa Bukan Manusia Petama di Bumi”, di terbitkan Rainbow Medan, 159 halaman. Beliau pernah menjabat dosen UISU “Universitas Isalam Sumatra Utara”,  UMSU “Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara”,  IAIN “Istitute Agama Islam Negri” Medan.  Lahir: Bayur, Maninjau, SumBar, 14 Juli 1916. Sepertinya telah wafat. Beliau ini seperjuangn dengan HAMKA, Bung Hatta.  

Ringkasannya:

  1. Adam dan Hawa bukan manusia pertama di Bumi, akan tetapi cuma Angkatan Pengganti dari angkatan-angkatan sebelumnya, yang telah punah disebabkan “membikin kebinasaan dan saling menumpahkan darah.
  2. Adam diciptakan Allah dari tanah pada masa Neolithic (Zaman Batu Baru)  sekitar 10,000 SM “Sebelum Masehi”.  
  3. Adam dan Hawa di ciptakan di Bumi, bukan di Surga yang merupakan tempat hidup kekal, tapi berada pada taman serba cukup (Jannah).

 Dalilnya:

1. QS “Qur’an Surat” Al Baqarah [2:30]: Wa idz qaala rabbuka lilmala-ikati: Innii jaa’illun lil-ardli  khaaliifatan, qaaluu: Ataj’alu fiihaa man yufsidu fiihaa wa yasfiluddi maa-a nahnu nusabbikhu bihamdika wa nuqaddisu  laka, qaala inni a’lamu maa laa ta’lamun”. “Dan ingatlah ketika Tuhanmu- berkata kepada para Malaikat: ”Aku menjadikan di Bumi itu Pengganti”, merekapun berkata: “Apakah akan Engkau jadikan di situ makluk yang membikin kebinasaan dan saling menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mengkuduskan Engkau?”. Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku lebih tahu apa yang tidak engkau ketahui”.  

Pada masa N. Muhammad, kata “khalifatan” berarti “(angkatan) Pengganti”. Ini berbeda dengan perubahan makna yang kini di artikan sebagai “Penguasa”.  

2. Al Maidah QS [5:27]: Anak Adam Habil mempersembahkan terbaik peternakannya, Qabil hasil terjelek pertaniannya. Ini berarti masa peternakan dan pertanian. Yang di sebut Neolithic. H.G. Weells, 1953, History of the World:  Holosene adalah berawal sekitar 12,000 – 10,000 SM. Muslim Arab menyebut Sdam sekitar 5,000 – 6,000 SM.

3. Adam di ciptakan di Jannah (taman serba cukup), yakni di Bumi, bukan di ciptakan di Surga.

Al A’raaf QS 7:20: Fawaswasa lahumasy syaitaanuliyubdiya lahumma maawuriya ‘anhumaa min sau-aatihimaa wa qaala:Maanahaakumaa rabbukumaa ‘an haadzihisy syajarati illaa an takuunaa malaini au takuunaa minal khaalidiin.  “Lalu syaitan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup bagi keduanya, yaitu auratnya; dan syaitan berkata: “Tuhan kamu tidak melarangmu mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi Malaikat atau tidak beroleh hidup yang kekal”.

Ayat  ini memperlihatkan Adam merasa tidak hidup pada tempat yang kekal. Hidup yang kekal adalah Surga.  Di setiap Qur’an, untuk surga maka kata yang di pakai adalah “jannah” yg di gabung dengan kata lain. Misal jannatul makna, jannatul firdausi, jannatul khuldi, jannatul ‘adnin, dll. Sedang Adam di ciptakan di “jannah” saja. Untuk kata jannah berdiri sendiri bisa berarti, sbb.:

a. Kebun Tamar, misal QS 2: 266, 13:14, 23:19, 17:9.

b. Kebun anggur QS 18:32, 2:266, 6 : 99,23:19, 17:01.

c. Kebun di pinggang bukit QS 2:265,

d. Kebun QS 26:134, 6:141, 50:9, 18: 33, 35, 39, 40.

e. Taman QS 44:25, 34: 15, 16.            

Dalil tadi memperlihatkan bahwa Adam hidup sejak awal di ciptakan adalah pada Taman serba cukup, bukan di Surga. Tempat itu adalah Bumi.

4.  “Ihbithu” di artikan pindah dari suatu tempat di Bumi ke tempat muka Bumi lain, atau dari status Adam selalu dalam kenikmatan menjadi status harus berusaha. Itu bukan turun dari Surga ke Bumi.

Selama ini, banyak yang mengartikan Adam di usir dari Surga, dan berpindah dari Surga yang berada di atas, menuju ke Bumi yang berada di bawah. Ada delapan (8) kata ihbithu dalam Al Qur’an. Satu diantaranya pada ayat ketika Adam telah makan pohon pengetahuan (Khuldi).   

Ayat yang di pakai dalam pengertian penurunan Surga ke Bumi itu adalah QS 20:123. Ada ayat yang memakai kata ihbithu, dan hanya berarti pindah mendatar di Muka Bumi (QS: 2:61.)

Thaha, QS 20:123: Qaalah bithaa minhaa jamii’an ba’dlukum liba ‘adlin ‘aduwwun, fa immaa ya’tiyan nakum minnii hudan famanit taba’a hiudaaya falaa yadlilu wa laa yasyqaa. “Allah berfirman: “Turunlah kamu semuanya dari padanya. Sebagian kamu merupakan musuh bagi bagian yang lainnya. Bilamana datang pengarahan dari Daku kepada kamu maka siapa yang mengikuti pengarahan-Ku itu akan tidak sesat dan akan tidak celaka”.

QS 2:61: …. ihbithuu mishrun fa inna lakum ma sa-altum ….”pindahlah ke kota (Mesir), maka di situ apa yang kamu minta”…

Ayat QS 2:61 diatas menunjukkan ihbithuu berarti berpindah dari suatu tempat mendatar di muka Bumi, yakni Israel ke Mesir. Kedua tempat itu sama-sama di muka Bumi. Artinya kata ihbithuu di 20:123 bisa di artikan Adam berpindah tepat di muka Bumi saja, bukan dari atas ke bawah. Pun Bumi yang bulat, menjadikan satu tempat di muka Bumi mungkin berarti di bawah tempat lainnya, misal Jakarta dan San Fransisco, berada saling atas bawah. Alam berbentuk bulat, dengan semua bintang dan kumpulannya terlihat adalah cakram. Bumi merupakan suatu bola titik di Alam. Ini atasnya tempat di muka Bumi menjadi juga di bawah tempat muka Bumi. Untuk kondisi ini maka kata “turun” dari sutu tempat ke tempat lain akan bisa kebalikannya, yakni naik. Maka “ihbithu” akan bagus kalau tidak di artikan kepindahan tempat.

5. Manusia termasuk “Dabbah” yakni semua makluk bernyawa (hewan).

An Nur QS 24: 45: Wallaahu khalaqa kulla daabbatin min maa-in faminhum man  yamsyii ‘alaa bathnihi wa minhum man yamsyi ‘alaa rijlaini wa minhum man yamsyii ‘alaa arba’a yakhluqul laahu maa yasyaa-u innal-laaha ‘alaa kulli syai-in qadiir. “Dan Allah telah menciptakan dabbah (makluk melata) dar air, maka sebagian dari padanya ada yang berjalan di atas perutnyadan sebagian berjalan dengan dua kaki dan sebagiannya berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang di kehendakiNya. Sesungguhnya Allah itu Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Al Annam 6: 38: Wa maa min dabbatin fil ardhi wa laa thaa-iry yathiiru bi janaahaihi illaa umamun amtsaalakum maa farrathsnaa fil kitaabi min syai-in tsumma ilaa rabbi-him yuhsyaruun”.  “ Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat  seperti kamu. Tiadalah Kami alpakan sesuatupun dalam Al-Kitab , kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpunkan”.

Biologi mengelompokkan makluk hidup berupa tanaman dan hewan. Manusia termasuk golongan hewan.  Jadi ya ayat Qur’an sudah sesuai dengan ilmu pengetahuan sekarang. Adam sebagai angkatan pengganti homosapien yang sudah ada sejak 14 Maa.

Begitulah pokok ringkasan buku Prof Joesoef Sou’yb. Saya menyetujui ide Beliau. Hanya saja Beliau menunjukkan perubahan Adam dari homo sebelumnya, dimana Adam adalah insan (manusia) pertama di Bumi. Maka kami tambahkan bahwa Adam adalah sebagai pengganti makluk sebelumnya sejak awal makluk hidup pada 3,2 Gaa prokariote. 

“Missing Link”

“Missing link” di artikan ketidak-adaannya data penghubung antar datanya. Pencatatan data, data apapun, sebenarnya adalah diskrit, tak ada yang bisa kontinu. Ini termasuk yang terlihat kontinu gambar TV, yang sebenarnya diskrit berbeda gambar 100’an gambar per detik. Dalam rekaman seismik subsurface kini dengan diskrit sampling misal 2 ms/sample. Jadi “missing link” selalu ada. Walau begitu, suatu yang di catat diskrit dan ada mising linknya, bisa saja peristiwanya kontinu.

Evolusi adalah perubahan biota kontinu. Bila makluk satu tidak sebagai perubahan dari makluk sebelumnya, ini di sebut “tidak ada evolusi”.  Data untuk merekontruksi evolusi biota amatlah diskrit. Selisih umur antara satu data dengan data terdekat umurnya kadang berselisih ratusan tahun, ribuan tahun, jutaan tahun, ratusan juta tahun. Evolusi biota itu ada atas penemuan bahwa biota sesudahnya adalah mirip, dan kelihatan sebagai perkembangan bentuk dari biota sebelumnya yang lebih sederhana. Semua bentuk biota suatu waktu selalu bisa katakan sebagai biota perkembangan bentuk biota sebelumnya.  

Allah sering menyebutkan 7 poin di dalam Quran.

Ada sekitar 35 keadaaan dimana ayat Quran menyebutkannya dengan 7 poin untuk suatu kasus. Misalnya 7 proses penciptaan manusia dari saripati, mani, dst., hingga manusi. 7 sifat muslim, 7 ayat Qur’an yang di uang-ulang (Al Fathekha), 7 kalimat doa di penutup SuratAl Baqarah, 7 hal yang paling di minati manusia dan 7 hal yang lebih baik dari itu,  7 ayat adzan, 7 Allhuakbar termasuk samiallhuliman hamidah dalam satu roka’at sholat, 7 putaran tawaf, 7 sa’i, 7 lempar jumroh, dst. Dalam masalah evolusi,  maka 7 proses penciptan manusia di perlihatkan dalam ayat sbb.

QS “Qur’an Surat” Al Mukminun 23: 12-14: Walaqad khalaqnal insaana min sulaatim min thiinin, tsumma ja’alnaahu nuthfatan fii qaraarin makiinin, tsumma khalaqnan nuthfata ‘alaqatan fakhalaqnal ‘alaqatan mudlghatan, fakhalaqnal mudlaqhata ‘izhaaman fakasaunal ‘izhaama lahman tsumma ansya ‘naahu khalqan akhara, fatabaarakal laahu ahsanul khaaliqiin.  

“Dan sungguh Kami telah menciptakan manusia dari saripati tanah, dan kemudian menjadikan saripati tanah itu sperma tersimpan dalam tempat yang kokoh. Kemudian sperma itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, lalu segumpal daging itu Kami jadikan tulangbelulang, maka tulangbelulang itu Kami bungkus dengan daging; kemudian Kami jadikan makluk berbentuk lain. Mahasuci Allah, sebaikbaik pencipta”.

Manusia berproses: 1. saripati tanah, 2. sperma 3. segumpal darah 4. Segumpal daging. 5 tulangbelulang, 6. tulangbelulang itu di bungkus dengan daging; 7.  kemudian Kami jadikan makluk berbentuk lain (menjadi manusia).

D. Kesimpulan:

Ayat Qur’an mendukung adanya evolusi Adam dari proses makluk sebelumnya. Juga Qur’an selaras dengan proses terbentuknya alam, bumi, pergerakan lempeng tektonik, serta science lain. Qur’an memberikan petunjuk kepada manusia dalam merekontruksi evolusi Alam. Kalau saja tak ada petunjuk itu, maka rekontruksi akan jauh lebih sulit, percobaan-percobaan rekontruksi akan memutar-mutar tak cepat selesai. Karena Qur’an adalah petunjuk yang paling sempurna, maka akan semakin banyak orang menggalinya guna mendapat petunjuk melahkahkan manusia dalam mengaruhi kehidupan mereka menuju selamat-sejahtera (“salam”).  Dengan Qur’an maka orang akan “leading”, mendahului, memimpin dalam penemuan sains. Akan semakin banyak orang meneliti dengan memakai Qur’an. Apakah pembaca akan tak ketinggalan dari mereka, dan semakin melakukannya? Subhanallah, Allahuakbar.



Oleh: Maryanto, 16 Mei 2011.
Paper berikut oleh T.J.Cox & Abraham Loeb, 2008, “The Collision between the Milky Way and Andromeda, bisa d unduh di link:  http://arxiv.org/PS_cache/arxiv/pdf/0705/0705.1170v2.pdf. Perlihatkan Gambar 2 bahwa akan 7 Ga “Giga annum” durasinya dari Tatasurya muncul di Galaksi Bimasakti hingga bertemunya Galaksi Bima Sakti dengan Andromeda. Gambar 1 memperlihatkan perjalanan pendekatan kedua galaksi. Keduanya akan bertemu pada sekitar 2,4 Ga kedepan.

Data itu memberikan loncatan bukti ke amat kuat akan adanya siklus 7 Ga. Siklus 7 Ga ini telah kami prediksi pada Maret 2003 (atau 8 tahun lalu). Di gambarkan pada paper itu bahwa ketika akan bergabung antara kedua galaksi pada sekitar 2,4 Gaf “Giga annum future”, maka Tatasurya tertarik, terpelanting ke Galaksi Andromeda. Ini karena Andromeda lebih besar dari pada Bimasakti. Setelah bergabung, keduanya lalu sedikit menjauh, dan akan ketemu lagi pada sekitar 1,4 Ga kemudian, dan menjauh lagi, dan ketemu lagi pada 700 Ma “Million annum” kemudian, dan lalu terus bergabung, tak berpisah lagi, dan tetap menjadi satu galaksi.

Model Salamology, mempercayai adanya siklus 7 Ga. Kemudian belum yakin adanya ayunan menjauh-mendekatnya kedua galaksi, dengan pereode sekitar 1,4 Ga, atau 700 Ma itu. Jadi menganggab keduanya bergabung pada 2,4 Ga akan datang. Ini adalah 7 Ga di hitung mulai lahirnya Tatasurya. Lahir Tatasurya adalah di paper ini 4,7 Gaa “Giga annum ago”. Salamology telah hitung lahirnya Tatasurya itu pada 4,617,394,381 SM. Sehingga kedua galaksi akan bergabung pada 2,382,605,619 M. Ini di bulatkan menjadi 2,4 Ga kedepan. Dengan error 10 % pun, sudah bagus prediksinya.

Terpelanting, tertariknya Tatasurya ke Andromeda, artinya bintang-bintang berterbangan, bumi tertarik, bulan tertarik, dan semuanya menjadi satu.

Kiamat menurut Al Qur’an, yang kami kumpulkan sebagiannya ada file Kiamat sbb:

Kiamat

Kemudian, sebagiannya kami tulis di sini, sbb:

Al Qiyaamah [75:6-9]: “Ia berkata: Bilakah hari kiamat itu?Maka apabila mata terbelalak , dan apabila bulan telah hilang cahayanya, dan matahari dan bulan dikumpulkan”.

Al Mursalat[77:8-10]” Maka apabila bintang-bintang telah dihapuskan, dan apabila langit telah dibelah, dan apabila gunung-gunung telah dihancurkan menjadi debu”.

At Tawir[81:1-14]” Apabila matahari digulung, dan apabila bintang-bintang berjatuhan, dan apabila gunung-gunung dihancurkan, dan apabila unta-unta yang bunting ditinggalkan, dan apabila binatang-binatang liar dikumpulkan, dan apabila lautan dijadikan meluap, dan apabila ruh-ruh dipertemukan dan apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya, karena dosa apakah dia dibunuh, dan apabila catatan-catatan dibuka, dan apabila langit dilenyapkan, dan apabila neraka Jahim dinyalakan, dan apabila syurga didekatkan, maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakannya”.

Gambaran Kiamat dalam Al Qur’an itu sepertinya telah di penuhi oleh kondisi bergabungnya Andromeda-Bimasakti. Matahari dan bulan di kumpulkan. Bintang-bintang di hapuskan (karena kedua Galaksi menjadi satu, maka 400’an Milyar bintang seukuran Matahari akan bergabung menjadi satu). Langit terbelah (ya atap “magnetic shield-tameng cahaya dan magnetik telah hilang), dan Matahari, Bulan dan Bumi menjadi satu. dst.

Bahwa andaikan Kiamat Besar itu masih lama (2,4 Ga lagi), namun kiamat kecil (manusia mati), manusia akan tak tahu, yang mungkin juga hanya tinggal sehari umurnya. Salamology perlihatkan bahwa pada setiap akhir sinusoidal pada siklus Salam, maka akan ada “kepunahan massal”. Semakin panjang pereodenya, maka semakin besar jumlah kepunahannya. Ada siklus Salam 7 th, 70 th, 700 th, 7 Ka, dst. Siklus 70 th kerpunahan massal terdekat kemarin adalah sekitar th 1969. Maka satu parasequence (1/10 pereodiodenya) sebelum dan sesudahnya akan ada kepunahan massal. Ini berkaitan kepunahan massal adanya “gerakan PKI”. Terakhir 700 a adalah th 1619. Maka 70 th sebelum dan sesudahnya adalah kepunahan massal. Ini masa ke perubahan menuju Globalisasi. Siklus 7 Ka terakhir dengan zerocrossup th itu juga, th 1619 M. Maka 700 th sebelum dan sesudahnya adalah kepunahan massal juga. Ini perubahan siklus 7000 th, dari Masa Kenabian ke Masa Globalisasi. Kemudian, Siklus 70 Ma “Million annum” adalah bernama Kambrium, Ordovisian, SilurDevon, Carbonaferous, PermianTriassik, Jurassic, Cretaceous, dan Cenozoik. Itu nama-nama, berubah atas fosilnya yang berbeda. Dan perbedaanya itu ternyata setiap 70 Ma. Pun nama-nama Stage (7Ma), ataupun Era (700 Ma). itu masa dengan nama berbeda, dan ada kepunahan masalnya juga. Semakin panjang pereodenya, maka semakin besar kepunahannya.

Apapun terjadi, maka tak usah kawatir dan sedih hati dengan pedoman sbb: Al Baqarah[2:112}” bahkan barangsiapa yang menyerahkan diri kepada Allah, sedang ia berbuat kebajikan, maka baginya pahala pada sisi Tuhan (Allah) nya dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak mereka bersedih hati”.

Semoga kita menjadi orang yang mendapat ucapan “salam” di Syurga nanti. Kita lihat Yaasin [36:57-58] “Di syurga itu mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa yang mereka minta.: “Salam”, sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang.”

Wass,
Maryanto, 16 Mei 2011.


Walaikumus salam Pak Koesoema,
Senang dengan pertanyaan Pak Koesoema yang amat excellent ini.

RPK:
Apakah Salamology itu berlaku untuk meramalkan kejadian-kejadian yang dilakukan kebijakan manusia juga? Saya kira hanya untuk gejala alam saja. Kalau memang demikian maka manusia itu ditakdirkan mengikuti pola salamologi, apapun usaha/ikhtiar yang dia lakukan akan percuma saja..

MYT (Maryanto):
Inti: Salamology adalah ilmu “unified many versions of data all Alam”. Ini adalah ilmu se-Alam (semampunya). Alam adalah semua yang ada di Bumi hingga Langit ke-7. Manusia adalah bagian dari Alam. Kebijakan manusia adalah termasuk yang mau di prediksi oleh Salamologist. Manusia di takdirkan bisa memepengaruhi Alam. Manusia mempunyai pengaruh yang terbatas. Usaha manusia akan percuma untuk merubah hal yang tidak di mampui. Manusia amat tidak sia-sia bila mengerjakan yang dalam kemampuannya. Setiap suatu ukuran, akan mempunyai gelombang ukuran lebih kecilnya. Manusia berukuran (0.3-3)x10^0 meter, atau 30 cm hingga 3 meter. Manusia mengandung ukuran gelombang lebih kecilnya dari 3 meter. Manusia mampu mengubah yang lebih kecil dari ukurannya beratnya. Manusia jua bisa mengubah sedikit ukuran yang lebih besarnya, tapi manusia tak bisa mengubah ukuran massa (beratnya) yang amat jauh lebih besar darinya.Manusia tak bisa mengubah n lebih besar dari 7 (Bumi). Misal manusia tak bisa mengubah kecepatan gerak Bumi dan benda lebih besarnya.

Terimakasih Mas Agus Widodo PNG yang kemarin telah susah payah mengirim data “PSC awrded annually 1960-2010.Kebikajan sejak 2006 Migas-Bpmigas, telah menaikkan 30% dari rata-rata “PSC Awarded annually” sebelumnya. Amat menarik temuan Salamology tentang Tingkat Ekonomi Global.

Ulasan:
Salamology.
Hukun Alam sering di sebut sebagai Sunnatullah. Salamology mendekati Sunnatullah dengan persamaan sederhana Masmar Salam Wave. Dan di tambah standar deviasi error, yakni sebesar I(x,t), dimana x adalah koordinat, dan t adalah waktu, dan I singkatan InsyaAllah. Alam sebagai Gelombang Massa yang bergerak menurut Gelombang Waktu. Gelombang Waktunya adalah Gelombang Salam “Seven to the n-th power of ten Annum Long of Age and Minor” cycle. Ini adalah Jumlahan sinusoidal fungsi waktu untuk pereode 7×10^n, dimana n=0 samapi 10 dalam satuan tahun, serta Minornya adalah setahun, sebulan, seminggu, sehari. Gelombang ini adalah menurut Kalender Salam. Gelombang Massanya adalah Gelombang Masmar “Mass Assigned Size in Meter Along the Mass Rolling in “Salam wave””. Ini adalah Jumlahan gelombang-gelombang massa menurut sinusoidal compresi-extensi, dengan pereode 7×10^n satuan meter, untuk n dari n=-42 hingga +28 pada Langit ke-1, dan hingga n=488 untuk hingga Langit ke-7. Manusia ukuran n=0, atau Cosmos manusia ukurannya (0.3-3)x10^0meter. Ini juga Cosmos ukuran butir sedimen Bolder. Besarnya n, berturut-turut, 7 Cosmos ukuran butir sedimen adalah untuk n=0 bolder, -1 krakal, -2 kerikil, -3 pasirkasar, -4 pasir halus, -5 lanau, -6 lempung.

Kebetulan berselisih pangkat 7, berikut isi Langit ke-1. Langit ke-1 berukuran n= 28 Jagadraya, 21 Galaksi, 14 Tatasurya, 7 Bumi, 0 manusi, -7 gene, -14 nuklei, -21 (pre elementer), -28 (pre-pre elementer), -35 konstanta Plank (naar bhs Arab, juga jin), -42 nur(bahasa Arab), malaikat. Mungkin ruh pada ukuran ini juga atau lebih kecil.

Pengetahuan kini sebut bahwa IPS “Ilmu Pengetahuan Sosial” adalah bukan IPA “Ilmu Pengetahuan Alam”, IPA bukan IPS. Salamologist berfikir, sosial berarti hubungan antar manusia dan tempatnya. Manusia ada di Alam. Kebijakan manusia akan terpengaruh dari kondisi Alam. Semua benda di Alam mempunyai ukuran, termasuk kebijakan manusia akan mempunyai ukuran. Yang berukuran juga di sebut “fisika”. Ini bahasa yang berkaitan dengan empiris Alam.

Bahwa Alam tak hanya bergelombang 7×10^n, maka Salamology akan menggunakan dominan gelombang MasmarSalam, lalu melihat selisih gelombang itu dengan empiris grafik suatu properti Alam. Gelombang Alam ada juga yg berpereode lain, misal 2, 3, 5, 9, 11, 19, dll. Selisih tadi akan melihat seberapa besar pengaruh gelombang selain berpereode 7×10^n itu. Dicarinya persamaan Propertis.Salam yang mempunyai akurasi paling tinggi terhadap sejarah properti itu. Untuk selanjutnya, persamaan ini akan di gunakan untuk prediksi kedepan.

Kesejahteraanlah tujuan manusia. Dengan begitu, semua manusia berfikir menuju salam. Mereka adalah Salamologist. Salamology berusaha mengabung semua ilmu di alam.

PSC Awarded.
Empiris Jumlah PSC Awarded pertahun di Indonesia, dari th 1960-2010, ternyata sudah kecil standar deviasinya dengan Kalender Salam, yakni sekitar 20 %. Besarnya itu adalah untuk th 1960-2010, maka Jumlah PSC Awrded Anually,
Y= 7 + 10xSin(2×3.14x(T-1995)/7) + 2xSin(2×3.14(T-1995)/70) + 0.2x(T-1961) untuk th 1960-2005
= 7 + 10xSin(2×3.14x(T-1995)/7) + 2xSin(2×3.14(T-1995)/70) + 0.2x(T-1961) + 6, untuk th 2006-2010.

Dimana T= Tahun Masehi.
.
Ekonomi.
Amat menarik temuan Salamology tentang Tingkat Ekonomi Global. Salah satu unsur dari tingkat ekonomi adalah bunga bank, inflasi, besar anggaran negara tahunan. Banyak hal lain untuk menilai tingkat ekonomi. Empiris global dari bunga bank suatu negara ternyata amat mendekati persamaan sinusoidal 7 th +70 th, minimum bunga pada th 1882 ( terulang lagi th 1952), akan lagi th 2022, serta maximum th 1913, 1983, 2053, dst.

Bunga Bank Canada, 1919-2000, sesuai dengan sinusoidal BungaBankSalam itu dengan standar deviasi error 0.2 % saja. Ternyata, adanya Perang dunia I, II, serta Perang Timur Tengah, Afganistan, Irak-Iran, dll, tak signifikan pengaruhi tingkat bunga bank. Artinya perang-perang itu tidak menjadikan bunga bank menyimpang jauh dari rumus sederhana BungaBankSalam tadi.

BungaBank Amerika begitu juga. Data 1960-2000, teryata juga dengan kalendar BungaBankSalam itu error 7 %. Meenariknya, juga Inflasi tahunan, jumlah anggaran negara tahunan pada kurun waktu yang sama itu, semuanya dengan kurva sinusoidal 7 th 70 th itu. Anggaran itu di kenal dengan Five Year Treasure. Ya ada InfasiSalam Curve, Juga TreasureSalam Curve. Errornya sekitar 10 % saja. Tingkat suju bunga Bank Inggris, MEE juga begitu. Masa kedepan ekonomi global terus merosot hingga 2022, dan baru naik kemudian. Dari sekitar 200 negara di dunia, trend bunga bank adalah mirip. Usaha manusia, perubahan mendadak suku bunga menjadi melonjak tajam, seperti Indonesia (1998), Venesuela, Argentina, melonjakkan sukubunga, dan bertahan sebentar saja, lalu menuju normal lagi. Tingkat suku bunga sekitar 0.0 – 1.0 % kini, akan bisa negatif di tahun kedepan. Apa artinya? Banyak uang “puso”, banyak sedekah di perlukan untuk melancarkan kehidupan. Enaknya di bidang energi (minyak, batubara, biodiesel, sawit, dll), malah kebutuhan terus naik sejak 2004. Ini bisa menimbulkan gejolak demonstrasi di setiap negara.

Banyak curve telah di buatnya. termasuk LINDU Curve yg menunjukkan jumlah gempa lebih besar skala 6 SR Indonesia tahunan sejak 200 th lalu datanya. Muka laut atau ALON.Curve, PergerakanverticalLempengCurve sejak Radiana, Pangea, SejarahPangeaCurve, dan seratusanCurve lain. Ternyata mereka dengan Kalender Salam akan sudah kecil errornya.

Kembali ke pertanyaan Guru Besar yang amat kami cintai Prof Koesoemadinata: Apakah Salamology itu berlaku untuk meramalkan kejadian-kejadian yang dilakukan kebijakan manusia juga? Saya kira hanya untuk gejala alam saja. Kalau memang demikian maka manusia itu ditakdirkan mengikuti pola salamologi, apapun usaha/ikhtiar yang dia lakukan akan percuma saja.

Salamology bisa dengan baik (excellenTE) memprediksi amat banyak sekali gejala Alam termasuk hasil kebijakan manusia.

Wass,
Maryanto.


Assalamu ‘alaikum warrahmatullahi wabarokatuh.

Alhamdulillahirobil ‘alamin.  SALAM Awards 2011 di anugerahkan kepada 7 orang.  Ini di umumkan pada 2 Maret 2011 di Masjid Kampus UGM, dengan Pidato Penganugerahan: SALAM Awards 2011, Perkembangan Salamologi: Pakem Evolusi Alam, Mekah Pusat Pangea, Semua Benda Tawaf.  Berikut nama-nama dengan sebagian jabatan singkatnya yang penah di emban (tidak semua sedang di embannya) :

1.Prof. Dr. Adi Soesanto. Fisika, Fak Teknik Elektro, UGM.

Mengawali kuliah Jurusan Fisika angkatan th 1958, FIPA “Fakultas Ilmu Pasti Alam” UGM, dan lulus th 1964. Melanjutkan master di UC “University California” di Davis 1964-1966, lalu mendirikan Jurusan Teknik Elektro, UGM, serta menjadi dosen di situ. Pendidikan Doktor di laluinya th 1981-1986 di UC Davis. Pernah menjabat Dekan FT UGM, juga pernah menjabat Rektor di Universitas Janabadra, Yogyakarta.

2.Drs. Djajeng Soegito, B.Sc. Matematika, Filsafat, Pengelola Yayasan Hamong Putra, Rektor Universitas Janabadra, DPRD-I, DPRD-II, BPH Bupati Sleman.

Amat banyak waktu beliau dalam menyebarkan ilmu. Masuk jurusan Teknik Sipil angkatan 1952 Fak Teknik UGM. Pengembangan Fak Teknik menjadi ada FIPA “Fakultas Ilmu Pasti Alam”  1955, maka beliau mengambil jurusan Matematika. Gelar  Sarjana Muda (B.Sc.) di sandangnya sejak 1955. Pengabdian menjadi guru 1954-2004, lalu sebagian besarnya menjadi Ketua Yasayan Hamong Putra Pakem, Sleman, Yogyakarta. Yayasan ini menyelenggarakan SMP, SMA, SMEA, SPG, dan STM, yg hingga kini telah ribuan murid alumninya.  1967- 1969 menjabat BPH “Badan Pemerintah Harian” Bupati Kabupaten Sleman Yogyakarta. 1969-1974 DPR Kabupaten Sleman. 1974-1979 Ketua PNI Sleman. 1976-1983 Mahasiswa Jurusan Filsafat UGM dan di sandang  gelar Drs pada th 1983. 1983-1997 Dosen Filsafat Universitas Janabadra Yogyakarta. 1983-1987 Pembantu Rektor III Universitas Janabadra. 1989-1992 Pembantu Rektor I. 1992-1995 Pejabat Rektor Universitas Janabadra  (Ini karena ada falsafah baru untuk tidak merangkap jabatan, dan Rektor Bpk Sudariswan Poerwakoesoema  tidak mau merangkap jabatan-jabatan, menghindari menjadi Rektor dan memusatkan menjabat Walikota Kodya Yogyakarta).  1999-2004 DPRD Tingkat I Yogyakarta. Rumah: Sanggrahan, Pakem Binangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta. Putra Sekertaris Desa Harjo Binangun, Pakem ini adalah sulung dari 10 bersaudara. Keluarga besar ini semua sarjana UGM, termasuk 4 dokter, ekonomi, filsafat, hukum, dll. Beristri RA “Raden Ayu” Sri Widiyatun cucu dan di percaya mengelola satu diantara warisan KGPA “Kanjeng Gusti Pangeran Adipati” Mangkubumi. (KGPA ini putra NgDSSDISK “Ngarso Dalem Sinuhun Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng” Hamongku Buwana ke-VI Raja Mataram Yogyakarta). Warisan Sanggrahan (“peristirahatan kraton”) di bangun  sekitar th 1870an adalah awal mula Kecamatan Pakem dan Kabupaten Sleman Utara. Sanggrahan adalah tempat istirahat, tempat membuat banyak falsafah Mataram, pakem-pakem pewayangan beserta “tonil (panggung drama)”nya, juga pakem jalan hidup manusia. Di antara pakemnya untuk ke surga : ilmu bermanfaat, harga berguna, dan doa anak kpd orang tua. Dasar itu ada pakem pendidikan.  Maka mengadakan pendidikan SD sampai SLA Hamong Putra tadi. Hamongku Buwono IX banyak “mesanggrah (rekreasi, istirahat, menyepi)” di Sanggrahan Pakem karena Ibu beliau banyak tinggal di situ. HB IX lahirkan pendidikan, sumbangkan 350 Ha tanah Bulaksumur dan gunakan semua gedung keraton untuk UGM. UGM Lahirkan pendidikan seluruh atau kebanyakan perguruan di Indonesia. Juga amat banyaklah peranan HB IX untuk Indonesia merdeka.  Warisan KGPA Mangkubumi lain yg juga untuk pendidikan, adalah Kompleks Jetis, Yogyakarta. Ini sebagai tempat SD, SLTP, SLA (9 STM), Kampus awal Jurusan Geologi UGM 1949-1990 an, juga Kodim. Juga Rumah Mangkubumi untuk awal rumahsakit (menjadi RS Sarjito) dan tempat kuliah awal UGM (Filsafat, Kedoktrearn, antropobiologi). Moto Pak Djajeng: Orang desa bisa menjadi amat maju, bila mau belajar , dan niatkanlah mencapai derajad setinggi-tingginya.

3.Ir. Respati. Kimia, FMIPA, UGM.

Putra Solo ini masuk Jurusan Teknologi (lalu berkembang menjadi Teknik Kimia), UGM 1954. Lulus th 1961 lalu terus mengabdikan diri menjadi dosen Jurusan Kimia FIPA UGM hingga pensiunnya 1999. Ketua Jurusan Kimia juga pernah di embannya. Dan 5 th terakhir sebelum pensiun, beliau juga menjadi dosen UII “Universitas Islam Indonesia”, UMS “Universitas Muhammadiyah Surakarta”. Tinggal di Komplek UGM Blok M7A, Sendowo, Yogyakarta.

 4.Prof. Dr. Soemadji. Fisika, UGM, UNY.

Dengan usia 84 th yang tak terlihat setua itu, beliau adalah angkatan 1948 pada Akademi Teknik Yogyakarta (Yang bergabung menjadi UGM 19 Deseber 1949). Terus menjadi dosen UGM, maka ketika Fakultas Pedagodgik menjadi IKIP Yogyakarta, beliau mengajar Fakultas Pendidikan Ilmu Eksata. Dengan terpenuhi kebutuhan guru SD-SLA, maka IKIP Yogyakarta menjadi UNY “Universitas Negri Yogyakarta.  

5.Prof. Dr. Soemantri. Matematika, FMIPA UGM.

Putra Jogja dengan fasih berbahasa jawa tinggi ini, banyak mengabdi pada pendidikan. Angkatan 1956 Jurusan Matematika FIPA UGM, dan seterusnya menjadi dosen FMIPA UGM. Telah dua masa Dekan di jabatnya. Beliau juga dosen Universitas Sanatha Dharma, Yogyakarta.

 6.Dra. Umi Nastiti.Filsafat, UNDIP, UGM.

Mengawali kuliah di th 1954 pada Jurusan Filsfat Fakultas Sastra, Pedagogik dan Filsafat, UGM. Tempat kuliah di Sitinggil Dwi Abad (Kawasan Kraton Mataram Jogja), Gedung Mangkubumen, Pakuningratan (Jetis), juga Bulaksumur. Lulus th 1963, lalu mengajar IKIP Surakarta ( sebagai cabang UNDIP Semarang). Menjadi dekan Fakultas Ilmu Pendidikan, UNDIP. Th 1968 di minta kembali ke almamater, mengajar pelajaran Filsafat terutama di Fak Filsafat, namun juga berbagai Fakultas UGM.  Amat sering mengajar WanHanKamNas di JKT 3 bulan sekali. Pernah menjabat Dekan. Amat kuat, banyak mempelajari filsafat Barat, juga menggabungkan dengan banyak  aliran agama dunia, termasuk Filsafat Pancasila. Kesannya: Orang FIPA lebih mudah mendapat nilai tinggi dalam hal filsafat, di banding jurusan lainnya.

 7.Prof. Dr. Wasilah Rahmah. Kedokteran, UGM.

Sesepuh Kedokeran UGM, Prof Dr. Wasilah Rahmah ini, memulai kuliah di Fak Kedokteran UGM th 1959. Kuliah di Gedung Mangkubumen, yang juga Rumah Sakit Mangkubumen (cikal bakal RS Sardjito) ini, beliau lulus dokter 1965. Menjadi dosen FK UGM, spesialis Internist, dan Konsultan Geriatri (pengobatan usia lanjut). Masih terus praktek dokter, dan Profesor emeritus, Ibu ini banyak melanglang buwana ke Eropa, Asia, Amerika.  Sangat dermawan, merintis Rumah Pemelihara Usia Lanjut di Jln Parangtristis, Yogyakarta. Telah  ada lahan 2000 m2 dan bangunan di sediakan secara pribadi, dengan jangkauan 2 ha akan di bangunnya.  Mengharapkan ini menjadi Rumah percontohan Pemeliharaan, Pengobatan, Perawatan Orang Tua di Indonesia.

SALAM Awards 2011, adalah Penganugerahan tahunan ke-5. Naik terus, mulai th 2007, adalah sejumlah 2, 2, 7, 14, dimana jumlahnya seluruhnya masing-masing Rp. 1.000,000,00 (satu juta rupiah, dan th 2011 adalah Rp. 2.000.000,00 (dua juta rupiah).  Hingga kini sudah 32 orang, dengan variasi sbb:  3 S1, 7 S2, 22 S3. 17 Profesor. 8 Rektor. Bidang mencakup: Fisika, Matematika, Kimia, Filsafat, Geofisika, Geologi, Astronomi, Fisika Nuklir, Geodesi, Farmasi, Teknologi Pertanian, Teknik Elektro, dan Kedokteran, dll.. Sering kalau sudah Profesor, maka bidangnya tak hanya satu, dan bisa di sebut multi-profesi. Banyak yang sudah di-unify dari banyak versi-versi. Sehingga “universitity” sudah sangat lebar. Hadiah ini adalah atas kesyukuran kami mendapat Salamology. Ilmu Salamologi ni adalah unify dari banyak versi-versi, dan tertuang pada “Masmar Salam University”. Semoga Allah selalu melimpahkah rahmatNya kepada kita semua, dan semua amal akan di balasi surga. Amin.

Wassalam.

Sempol, Harjo Biangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta, 8 Maret 2011.

Maryanto,

Pengusul Salamologi.

*******777.777.7*******

Penerima SALAM Awards 2007-2010:

2007 :

1. Prof. Dr. Ir. R.P. Koesoemadinata, Geologiwan, ITB

2. Prof. Dr. Ir. Muhammad Untung, Geofisikawan, PSG, Bandung.

2008:

1. Prof. Dr. Ir. Mudaham Taufik Zen, Geofisikawan, ITB

2. Ir. Wartono Rahardjo, Geologiawan, UGM

2009:

1. Prof. Dr. Bambang Prathisto, Geologiawan, Purek UPN,

2. Dr. Herman Mochtar, Geologiawan, PSG, Bandung.

3. Prof. Dr. Jakub Rais, Geodesi, Rektor UNDIP, desn UI

4. Prof. Dr. Kirbani Sri Brotopuspito, Geofisikawan, UGM

5. Prof. Dr. Kusminarto, Fisikawan, dosen UGM

6. Dr. Mudji Raharto, Astronomist, dosen ITB

7. Prof. Dr. Suprajitno Munadi, geofisikawan Lemigas, dosen UI

2010:

1. Prof. Dr. Achmad Mursyidi, M.Sc. Apoteker.

     Apoteker, Dosen Farmasi UGM, Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Dosen Universitas Islam Indonesia.

2. Prof. Dr. Ir. H. Budi Santoso, M.Sc. APU (KRT. Padmokusumo).

     Fisikawan, Direktur BATAN “Badan Tenaga Atom Nasional” Yogyakarta, Dosen-Rektor Universitas Nasional Jakarta.

3. Dr. Drs. Chairil Anwar, M.Sc.

     Kimiawan, Dosen Kimia, Dekan FMIPA UGM.

4. Prof. Dr. Drs. Dadang Iskandar, M.Sc.

     Fisikawan, Dosen-Purek Universitas Negri Riau

5. Drs. Dimsiki Hadi

     Fisikawan, Dosen fisika FMIPA UGM

6. Drs. Guntur Maruto, S.U.

     Fisikawan, Dosen Fisika FMIPA UGM

7. Ir. Marno Datun

     Gelogiawan, Dosen Geologi Teknik Geologi UGM

8. Prof. Dr. Ir. Mochamad Adnan, M.Sc.

     Tehnologi Pertanian, Rektor ke-8 UGM, Rektor Universitas Wangsa Manggala, Yogyakarta.

9. Dr. Drs.Mochamad Ali Joko Wasono, M.Sc.

     Fisikawan, Dosen Fisika FMIPA UGM

10. Prof. Dr. Pramudita Anggraita, M.Sc.

      Fisikawan, Direktur BATAN “Badan Tenaga Atom Nasional”, Yogyakarta,

11. Dra. Retno Wikan Tyasning Adnan

       Mathematikawati, Dosen Mathematika, FMIPA UGM.

12. Drs. Waluyo, M.Sc., Ph.d

      Geofisikawan, Dosen geofisika FMIPA UGM

13. Drs. Widodo Priyodiprojo, M.Sc.E.E.

      Fisikawan, Dosen Fisiaka FMIPA UGM

14. Dra. Zahara Muslim, M.Sc.

       Fisikawan, ahli reaktor nuklir, Dosen Fisika FMIPA UGM.


SALAM Calendar

14Oct08

Sumbu vertikal = umur (satuan “annum” BC), horisontal = sumbu Fungsi SALAM (su “salam unit”). Kalender sepanjang 70 Ga, sejak Big Bang (18.617.394.521 BC), hingga 51.382.606.479 AD. Interval kotak merah di setiap grafik, di perbesar pada grafik kanannya. Setiap grafik untuk suatu Periode dengan satu/dua periode lebih kecilnya: a. 70 Ga, b. 7 Ga, c. 700 Ma, d. 70 Ma, e. 7 Ma, f. 700 Ka, g. 70 Ka, h. 7 Ka, i. 700 a, dan j. 70 a. Angka-angka berada pada zcu “zero cross up”. Bumi, selain berotasi sehari-semalam dan berevolosi sekali pertahun, maka Bumi relatif terhadap Matahari bergerak spiral dengan Lintasan SALAM. Dengan pertambahan waktu (bergerak ke atas pada grafik), dan bila harga SALAM mengecil (skala kearah kiri pembaca) serta membesar (kearah kanan pembaca), berhubungan dengan harga: paleomagnetik menguat-melemah, jarak Bumi-Matahari rata-rata pertahun memendek-memanjang, temperatur Bumi meninggi-merendah, jari-jari Bumi memanjang-memendek, permukan Bumi meluas-menyempit, lithosfer ekstensi-kompresi, muka laut naik-turun, jari-jari Pangea memanjang-memendek, cekungan meluas-menyempit, suatu lokasinya bergerak ke arah laut-darat, transgresi-regresi, kontinental (relatif terhadap muka laut) adalah turun-naik, curah hujan mengecilmembesar, kelembaban merendah-meninggi, besar butir sedimen mengecil-membesar, porositas mengecilmembesar, potensi batuan-induk sedimen membesar-mengecil, ketebalan lapisan menipis-menebal, volume lapisan menyusut-menambah, hingga kini jumlah biota spesies dalam suatu famili semakin banyak – semakin sedikit, ekonomi melemah-menguat, bunga bank mengecil-membesar, inflasi menurun-menaik, dll.